oleh

Belum Selesai Pembangunan, Jembatan Ponton Roboh

LINGGAUPOS.CO.ID – Jembatan ponton penghubung Kecamatan Ulu Musi menuju Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker) yang masih dalam proses pengerjaan, ambruk akibat tiang penyangga tidak kuat menahan debit air Sungai Musi, Selasa (23/3/2021) sekitar pukul 03.40 WIB.

Salah seorang masyarakat Ulu Musi, Yaumin menyebutkan kejadian tersebut terjadi akibat naiknya debit Sungai Musi, akibat hujan deras.

Kemudian aliran sungai tersebut, menghantam rangka pembangun jembatan ponton yang baru sebagian terpasang.

“Kejadian itu diperkirakan dini hari, sebab hal itu terjadi dikarenakan debit air Sungai Musi yang meningkat sehingga mengahantam rangka jembatan yang baru akan dipasang oleh pihak kontraktor,” jelas Yaumin.

Jembatan ponton itu seperti diketahui membentang di atas Sungai Musi, yang berlokasi di Desa Padang Tepung, Kecamatan Ulu Musi, Kabupaten Empat Lawang.

“Tiang penyangga pembangunan jembatan ambrol sekitar pukul 03.40 WIB, akibat banyaknya material sampah kayu dan bambu yang nyangkut dengan kondisi air pada saat kejadian naik sampai 2.5 meter dari kondisi sungai normal,” kata Zaili, Camat Ulu Musi.

Dikatakannya, setelah mengetahui kejadian itu pihaknya langsung ke lokasi guna mengecek dan memastikan kejadian yang sebenarnya. “Tidak ada korban jiwa pada saat kejadian,”jelasnya

Masih dikatakan Zaili, jembatan yang sudah di bangun sejak setahun lalu itu sudah hampir 73 persen selesai pengerjaannya dan di targetkan pada lebaran tahun ini akan bisa difungsikan.

“Kami berharap kepada kontraktor bisa mengambil tindakan yang cepat dalam penanganan jembatan akibat adanya bencana alam ini. Sebab sesuai dengan kesepakatan atau komitmen diawal yaitu menjelang Idul Fitri 2021 sudah bisa berfungsi dan dilewati oleh masyarakat dari kedua kecamatan yaitu Paiker dan Ulu Musi,”ungkapnya.

Senada dikatakan, Camat Paiker Noperman Subhi menjelaskan kalau pihaknya melalui Koordinator BPBD Zona Paiker sudah mengecek kondisi kejadian jembatan amruk dan mengakibatkan aliran listrik di wilayahnya mati.

“Jembatan ambruk subuh tadi akibat luapan Sungai Musi dan listrik padam ,”kata Noperman.

Sekedar informasi, jembatan ponton yang menghubungkan dua kecamatan tersebut sebelumnya ambruk akibat dihantam besarnya arus Sungai Musi, pada 4 Juli 2020. (*)

Rekomendasi Berita