oleh

Belasan Perempuan dan Anak, Jadi Korban Kekerasan Seksual

LINGGAU POS ONLINE- Sedikitnya ada 16 orang perempuan dan anak yang jadi korban kekerasan seksual, yang terdata di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DPPA) Kabupaten Musi Rawas (Mura).

Kepala DPPA Kabupaten Mura, Jamil Kamal mengatakan kasus yang dialami perempuan dan anak itu sudah sampai ke aparat penegak hukum.

Ia menjelaskan, berbagai modus yang digunakan terduga pelaku. Mulai dari memberikan iming-iming uang hingga dijadikan pacar. Bahkan, ada korbannya telah hamil dan telah melahirkan.

“Anak korban pemerkosaan terus kami pantau, untuk menghindari terjadinya kasus serupa,” katanya.

Bahkan, untuk mengembalikan kondisi psikologis korban, pihaknya memberikan pendampingan, agar kondisi psikologi korban tidak terganggu.

Selain itu, pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat, untuk memberikan pendidikan agama terhadap anak-anak sejak usia dini. Hal itu perlu dilakukan, sebagai benteng mereka dalam mengarungi kehidupan, pada era globalisasi seperti saat ini.

“Selain pendidikan agama, jaga dan perhatikan terus kegiatan anak. Jangan sampai, mereka melakukan perbuatan yang menyimpang, yang nantinya akan merugikan mereka sendiri, akibat ketidaktahuan mereka,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pemuda Mandala Trikora (PMT) Kabupaten Mura, Mirwan, meminta agar pihak terkait mulai dari DPPA, KPAID, hingga aparat kepolisian, terus melakukan sosialisasi yang berkesinambungan, terhadap ancaman pelaku pelecehan seksual hingga pemerkosaan. Sebab, ada kemungkinan para pelaku tidak mengetahui, besarnya ancaman hukuman bagi mereka. Karena, ancaman hukuman pelaku pemerkosaan paling ringan 12 tahun kurungan penjara.

“Kalau masyarakat tahu besarnya ancaman hukuman untuk mereka, saya rasa warga yang akan melakukan pemerkosaan atau pelecehan seksual akan berpikir ulang, karena sudah tahu ancaman hukuman yang menanti,” jelasnya.

Laporan Aan Sangkutiar

Rekomendasi Berita