oleh

Bela Negara Tugas Bersama

MURATARA – Upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-70 di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) berlangsung khidmat. Upacara dilaksanakan di halaman kantor Bupati Muratara, Rabu (19/12).

Upacara dimulai dengan mengheningkan cipta, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Ikrar Bela Negara. Bertindak selaku pembina upacara, Asisten III Sekda Muratara, Alwi Roham, yang membacakan amanat tertulis Presiden RI, Joko Widodo.

Dalam amanat peringatan Hari Bela Negara, Alwi Roham mengatakan bela negara tidak bisa hanya dilakukan dengan kekuatan fisik dan senjata semata. Namun harus dilakukan melalui beragam upaya dan profesi.

“Hari Bela Negara ini dicanangkan untuk menghormati dan mengajak semua warga negara untuk membela negara melebihi panggilan tugas yang menjadi tanggung jawabnya bela negara. Tidak bisa hanya dilakukan dengan kekuatan fisik dan senjata semata, tapi harus dilakukan melalui beragam upaya dan profesi,” kata Alwi Roham.

Lanjutnya, sebagai negara besar dengan penduduk terbanyak keempat di dunia serta negara maritim dengan ribuan pulau bangsa yang Bhinneka dalam suku ras dan agama.

“Kita harus bersyukur bahwa negara kita tetap rukun damai dan bersatu,” ungkapnya.

Dikatakan Alwi Roham, Presiden Joko Widodo memberikan apresiasi kepada masyarakat yang sudah melakukan aksi bela negara. Bahkan tidak hanya TNI-Polri, profesi guru juga dimaknai sebagai bela negara.

“Segenap aparatur negara baik sipil maupun militer, yang tengah berjuang melakukan tugasnya di pelosok tanah air sesungguhnya sedang melakukan bela negara, merekalah yang telah membuat republik ini bisa tetap eksis untuk hadir melayani rakyatnya,” ungkapnya.

Alwi Roham juga mengatakan kesadaran bela negara, nilai-nilai luhur bangsa, kearifan lokal dan keaslian lingkungan hidup jelas tidak mungkin diserahkan kepada kecerdasan buatan yang sangat tergantung ketersediaan alat, koneksi jaringan dan listrik.

“Semuanya harus ditanamkan dalam jiwa dan raga segenap bangsa Indonesia sejak dini, antara lain melalui kewajiban mengikuti pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan serta aksi Nasional bela negara di berbagai bidang,” lanjutnya.

Diakhir amanat, Alwi Roham mengatakan tugas bela negara tentu bukan tugas yang ringan seiring dengan makin kompleksnya tantangan yang dihadapi.

“Saya yakin melalui sinergi antar segenap elemen bangsa Indonesia, baik sipil, militer, pelaku usaha, guru, pelajar, masyarakat, kita semua mampu membawa Indonesia menjadi negara yang berdaulat, mandiri, adil dan makmur serta berkepribadian dalam kebudayaan,” ungkapnya. (cw3)

Rekomendasi Berita