oleh

Bekali Relawan Demokrasi Pengetahuan Kepemiluan

MUSI RAWAS – KPU Kabupaten Musi Rawas (Mura) memberikan pelatihan kepada 55 Relawan Demokrasi, Senin (28/1) di Hotel Dewinda, Kelurahan Watervang, Kecamatan Lubuklinggau Timur I.

Pelatihan diberikan agar para Relawan Demokrasi ini dapat menyosialisasikan kepada masyarakat, sesuai dengan basisnya masing-masing, karena dari 55 orang Relawan Demokrasi, ada 11 basis yang mana masing-masing basis terdiri dari 5 orang.
Ketua KPU Kabupaten Mura, Anasta Tias mengatakan Relawan Demokrasi, akan diberikan pengetahuan tentang pemilu, mulai dari tahapan-tahapan yang sedang dan akan berjalan, logistik pemilu, dan macam-macam surat suara yang akan digunakan di Pemilu 2019.

“Kami juga menyampaikan etika dan kewajiban dari Relawan Demokrasi dalam melaksanakan tugasnya di Pemilu 2019,” kata Anasta Tias.

Menurut Anas, masing-masing dari Relawan Demokrasi akan menyampaikan informasi ke basisnya masing-masing. Mereka, berkewajiban untuk memberikan informasi kepada basisnya. Seperti, basis pemilih pemula dengan menyasar pemilih yang baru berusia 17 tahun. Kemudian, basis anak muda dengan menyasar organisasi-organisasi kepemudaan. Basis perempuan, menyasar pertemuan-pertemuan kelompok perempuan seperti, PKK hingga kelompok pengajian.

Selanjutnya, basis keluarga untuk menyasar pertemuan-pertemuan keluarga, basis keagamaan, bisa memanfaatkan pertemuan-pertemuan keagamaan yang dilakukan masyarakat dan itu harus dimanfaatkan untuk sosialisasi Pemilu. Selanjutnya, basis disabilitas, pemilih khusus dan kelompok marginal berkewajiban sosialisasi sesuai basisnya masing-masing.

“Harapan kita masyarakat dapat mengetahui pelaksanaan pesta pemilu, termasuk siapa calonnya, berapa jumlah surat suaranya. Kapan waktu pencoblosan, bagaimana tata cara pencoblosan, termasuk hal-hal lain yang berkaitan dengan pelaksanaan pemilu,” ujar Anas.

Selain itu, pihaknya juga berpesan kepada para Relawan Demokrasi untuk menjaga neralitasnya. Karena, Relawan Demokrasi merupakan bagian dari KPU, maka sudah jadi kewajiban untuk menjaga netralitas dalam melaksanakan tugas dari Februari hingga April 2019.

Sementara itu Komisioner Bawaslu Kabupaten Mura, Hermansyah mengatakan para Relawan Demokrasi bisa meningkatkan partisipasi pemilih di Pemilu 2019. Sebab, mereka bertugas untuk sosialisasi ke masyarakat sesuai dengan basisnya masing-masing.

“Semoga partisipasi pemilih dapat meningkat dari sebelumnya,” katanya.

Namun, dalam melaksanakan tugasnya Relawan Demokrasi harus menjaga netralitasnya, dengan tidak mengarahkan pemilih dalam menggunakan hak suaranya. Sebab, Relawan Demokrasi termasuk penyelenggara pemilu, karena bagian dari KPU Kabupaten Mura. (aku)

Rekomendasi Berita