oleh

Bekali PPS dengan Regulasi Terbaru

PPK Lubuklinggau Timur II Siap Sukseskan Pilkada

Guna menyukseskan Pilkada Serentak 2018, Panitia Pemilihan Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Senin (11/6) melakukan Bimbingan Teknis (Bimtek) ke anggota PPS se-Kecamatan Lubuklinggau Timur II.

Laporan Aan Sangkutiyar, Mesat Seni

SECARA bergiliran, PPK se-Kota Lubuklinggau melakukan Bimbingan Teknis (bimtek) ke anggota PPS, Senin (11/6). Hal itu dilakukan agar seluruh anggota PPS dapat mengetahui dengan jelas tugas yang harus dilaksanakannya selama Pilkada 2018.

Bimtek yang terpusat di Ruang Rapat Kantor Camat Lubuklinggau Timur II, diikuti 27 anggota PPK Lubuklinggau Timur II.

Tujuan dilakukannya Bimtek tersebut, menyampaikan teknis kerja dari PPS, sesuai dengan petunjuk, Peraturan KPU Nomor 8 Tahun 2018 tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara.

Bahkan, pelaksanaan Bimtek yang dilakukan PPK Lubuklinggau Timur II, dikunjungi komisioner, Alexander Abdullah, dan Komisioner KPU Kota Lubuklinggau, Lukman Hakim dan Gatot Widjianto.

Ketua PPK Lubuklinggau Timur II, Syahbudin mengatakan walaupun anggota PPS tidak melakukan rekapitulasi perolehan suara di tingkat PPS, prosedur dan tata cara rekapitulasi tingkat TPS harus diketahui anggota PPS.

Karena, anggota PPS tempat anggota Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) berkoordinasi, bila mengalami kendala di lapangan. Jadi, anggota PPS juga harus paham dan mengerti mengenai teknis pemungutan dan penghitungan suara di tingkat TPS.

“Sengaja kita lakukan Bimtek proses pemungutan dan penghitungan suara ke PPS, karena PPS merupakan tempat KPPS berkoordinasi,” kata Syahbudin.

Menurut Syahbudin, selain itu PPK Lubuklinggau Timur II juga sosialisasi mengenai keluarnya Surat Edaran (SE) KPU RI Nomor 574/PL.03.6-SD/06/KPU/VI/2018 tanggal 8 Juni 2018, perihal penyelenggaraan pemungutan dan penghitungan suara.

Sebab, dalam SE tersebut menjelaskan tentang pemungutan suara, kalau sebelumnya pemilih yang terdaftar dalam DPT harus menunjukkan KTP-El atau Surat Keterangan ketika akan menggunakan hak suaranya.

Namun, dengan keluarnya aturan tersebut asalkan KPPS mengetahui bahwa pemilih yang membawa formulir C6 KWK, merupakan masyarakat setempat, pemilih tidak perlu lagi menunjukkan KTP-El atau Surat Keterangan.

Tapi, untuk pemilih yang tidak dikenal anggota KPPS, meskipun membawa formulir C6 KWK, anggota KPPS boleh meminta yang bersangkutan untuk menunjukkan identitasnya.

“SE yang sudah dikeluarkan KPU RI tersebut harus disampaikan PPS ke KPPS, agar KPPS bekerja sesuai dengan prosedur yang sudah ditetapkan,” jelasnya.

Untuk diketahui, Bimtek diikuti seluruh anggota PPK Lubuklinggau Timur II, yakni Syahbudin, Holil Kusuma, Dahlan, Jamil dan Asrul. Serta, Sekretaris PPK Lubuklinggau Timur II, Kunti Maharani bersama Rismunandar dan Preycia R Mutaqim. (*)

Rekomendasi Berita