oleh

BBI Belumei Baru Akan Direhab

CURUP – Balai Benih Ikan (BBI) di Desa Belumei Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT) mengalami kerusakan berat pasca banjir bandang 2017 lalu, dan baru akan direhab dalam waktu dekat.

“Tahun ini rencana ada tiga kolam BBI, salah satunya di kawasan Belumei yang terkena dampak banjir bandang 2017 lalu,” ungkap Aryanto Plt Kepala Bidang (Kabid) Perikanan, Senin (14/1) kemarin.

Dijelaskan Aryanto, banjir bandang yang merusak sejumlah kolam BBI di Padang Ulak Tanding (PUT) 2017 lalu mengakibatkan banyak kolam BBI rusak dan roboh. Rehab dilakukan dengan membuat tapak gajah dan perbaikan lainnya termasuk saluran airnya.

Selain rehab kolam BBI di kawasan Belumei PUT, rehab juga dilakukan di kolam BBI di Desa Babakan Baru.

“Kalau yang di BBI Babakan baru ada dua kolam yang direhab, untuk anggarannya bervariasi ada yang Rp100 juta lebih ada juga yang kurang dari itu,” kata Aryanto.

Selain di bagian kolam, tambahnya, juga dilakukan perbaikan siring. Upaya perbaikan kolam, menurut dia merupakan salah satu untuk meningkatkan produksi bibit ikan untuk pemenuhan kebutuhan bagi peternak ikan di Rejang Lebong.

“Kalau BBI kita masih belum mencukupi untuk kebutuhan kita di Rejang Lebong,” bebernya.

Saat ini, kata Aryanto kolam BBI yang berproduksi di Kabupaten Rejang Lebong sendiri berada di kawasan Dusun Baru dan Desa Rimbo Recap Kecamatan Curup Selatan. Kemudian BBI Babakan Baru Kecamatan Bermani Ulu Raya dan kolam BBI di Belumai Kecamatan PUT.

“Semuanya masih berproduksi,” tutupnya. (sam)

Rekomendasi Berita