oleh

Bawaslu Tempel Stiker Pelanggaran Pemilu

LUBUKLINGGAU – Tim penindakan pelanggaran Bawaslu Kota Lubuklinggau, Rabu (6/2) menempelkan stiker pelanggaran di tiang billboard, yang dipasang Alat Peraga Kampanye (APK) oleh peserta Pemilu 2019.

Setidaknya, ada 16 stiker yang ditempelkan tim penindakan pelanggaran, milik dari calon anggota DPR RI, dan DPD. Hal ini disampaikan Komisioner Bawaslu Kota Lubuklinggau Divisi Hukum Penindakan Pelanggaran (HPP) dan Sengketa Pemilu, Bahusi.

Menurut Bahusi, pemasangan stiker atas instruksi dari Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), landasannya Surat Edaran (SE) Bawaslu RI Nomor: 1990/K.Bawaslu/Pm.00.00/XIr/2018. Dalam SE tersebut menjelaskan sejumlah peraturan tentang pelaksanaan kampanye, dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) yang sudah dikeluarkan pihak KPU sebelumnya. Di situ dijelaskan APK yang memuat citra diri dari peserta pemilu tidak boleh dipasang di tempat media yang berbayar, termasuk billboard. Hal ini tercantum dalam poin 7 dan 8.

“Semuanya billboard yang dipasang APK sudah ditempel stiker tanda pelanggaran, dan kita minta para tim dari peserta pemilu yang sudah dipasang stiker untuk melepaskan APK mereka masing-masing. Sebab, kalau tidak dilepaskan akan dilepas paksa,” kata Bahusi.

Namun, mengenai waktu pelepasan belum ada deadline dari Bawaslu Kota Lubuklinggau. Pasalnya, dalam melakukan penertiban pihaknya akan berkoordinasi dengan Bawaslu Provinsi Sumsel, terlebih stiker yang dipasang memuat Bawaslu Sumsel, bukannya Bawaslu Kota Lubuklinggau.

“Prinsipnya kita bekerja sesuai aturan, dan ketika ada instruksi untuk melepaskannya, akan segera dilepaskan. Namun, sebelum itu kami akan menunggu petunjuk selanjutnya,” jelasnya.

Meskipun demikian, pihaknya mengimbau agar seluruh peserta pemilu yang memasang APK di billboard yang sudah ditempel tanda pelanggaran, hendaknya segera melepas APK tersebut. Bila dilepas paksa dikhawatirkan akan rusak, karena yang melepasnya bukan orang yang profesional.

“Lebih baik dilepas sendiri, sebelum dilepas paksa,” ungkapnya. (aku)

Rekomendasi Berita