oleh

Bawaslu Sumsel : Tidak Ada Temuan

LINGGAU POS ONLINE, DEMPO – KAPOLRES Lubuklinggau AKBP Sunandar, bersama anggotanya melakukan pemantauan di setiap TPS yang tersebar di Kota Lubuklinggau, dimulai dari pukul 09.00 WIB Rabu (27/6). Ia menegaskan, bagi para pelaku yang mencoba untuk menggagalkan atau membuat kerusuhan pada saat pelaksanaan pencoblosan (Pilkada), pasti berhadapan dengan petugas keamanan dan akan ditindak tegas.

Untuk itu, Pihaknya tidak akan menolerir dan main-main terhadap siapa pun yang akan mengacaukan proses pilkada Kota Lubuklinggau.

“Ya pasti tindak tegas, saya tidak akan pernah main-main, tak akan beri toleransi apapun bagi siapa yang mencoba.” kata Sunandar.

Pihaknya sudah menyebar intelijen dan juga menyiapkan teknologi, untuk memantau atau mendeteksi setiap gerakan bagi mereka yang mencoba untuk melakukan politik uang.

“Untuk memantau, aparat intelijen sudah kami sebar di lapangan setiap TPS. Jangan lupa kami juga punya teknologi untuk itu. Jangan coba main-main, karena kami mampu mendeteksi terhadap semua gerakan-gerakan dari pada mereka yang mencoba melakukan kegiatan money politic,” tegasnya.

Terkait dengan pengamanan Pemilukada Kota Lubuklinggau, ia menjelaskan pihaknya melakukan konsep pola pengamanan mulai dari pengiriman logistik dari kantor KPUD sampai ke lokasi TPS.

“Mulai dari personil yang bertugas pengamanan di TPS sebanyak dua orang dalam satu TPS. Kita pun berharap semua pihak menghormati keputusan, jangan mudah terpancing dengan isu-isu yang tidak bertanggung jawab,” tegas Sunandar.

*** Panwaslu Klaim Belum Ada Temuan
Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Gubernur – Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), dan Walikota – Wakil Walikota Lubuklinggau berlangsung kondusif dan damai.

Terbukti hingga pukul 20.00 WIB tadi malam, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) tidak menemukan dan menerima laporan masalah prinsip.

Kalaupun ada masalah, baik terkait undangan, kertas suara, maupun proses penghitungan dapat di selesaikan di Tempat Pemilihan Suara (TPS).

“Belum ada temuan dan belum ada laporan, semua aman. Kalaupun ada masalah teknis semua dapat diselesaikan di lapangan,” ungkap Mursidi, Anggota Panwas Kota Lubuklinggau.

Ditambahkan Mursidi, pihaknya akan terus melakukan pengawasan dan siap menerima laporan jika ada pihak-pihak yang merasa atau menemukan ada pelanggaran.

“Masih kita pantau,” tegasnya.

Anggota Banwaslu Provinsi Sumsel Bidang Hukum dan Pelanggaran, Iwan Ardiansyah menegaskan bahwa anggota Banwaslu Sumsel melakukan peninjauan di beberapa kabupaten/kota. Khususnya daerah-daerah rawan, sedangkan daerah yang dinilai aman hanya di pantau staf Bawaslu saja.

Seperti Kabupaten Mura, Kabupaten Muratara, dan Kota Lubuklinggau dinilai kondusif, maka pengawasan dilakukan staf Bawaslu Sumsel.
“Tidak ada temuan, dan semua anggota juga melapor tidak ada laporan kecurangan atau lainnya. Walaupun ada hanya masalah teknis,” ungkap Iwan.

Menurut Iwan, Pilgub Sumsel dan pemilihan kepala daerah di kabupaten/kota se-Sumsel sukses.

“Sesuai apa yang kita semua harapkan,” katanya. (04/07)

Rekomendasi Berita