oleh

Bawaslu Perketat Pengawasan Pemilu 2019

“Semua spanduk yang melanggar, akan ditertibkan. Walaupun dipasang di tempat yang sama,” Ketua Bawaslu Kota Lubuklinggau, Mursyidi

LUBUKLINGGAU – Bawaslu Kota Lubuklinggau melaksanakan rapat pengawasan pimpinan terbatas, bersama Panwascam se-Kota Lubuklinggau. Tujuan dari rapat tersebut, untuk meminimalisir seluruh indikasi pelanggaran yang kemungkinan terjadi jelang Pemilu 2019, serta melakukan tindakan terhadap pelanggaran yang sudah terjadi. Demikian, disampaikan ketua Bawaslu Kota Lubuklinggau, Mursyidi, Rabu (16/1).

Menurut Mursyidi, berdasarkan hasil rapat tersebut diketahui masih ada spanduk maupun baliho para peserta Pemilu 2019 yang terpasang di tempat terlarang. Maka, pihaknya menginstruksikan seluruh Panwascam untuk menyisir wilayahnya masing-masing, untuk melakukan penertiban terhadap spanduk maupun baliho tersebut. Bahkan, pihaknya akan mengeluarkan rekomendasi ke pemerintah kecamatan, agar turut serta dalam melakukan pengawasan kampanye.

“Semua spanduk yang melanggar, akan ditertibkan,” katanya.

Bahkan, berdasarkan hasil investigasi dari Bawaslu, ada beberapa spanduk maupun baliho dari para peserta pemilu yang dipasang di tempat terlarang. Padahal, di lokasi yang sama Bawaslu sudah dilakukan penertiban.

“Ini cukup aneh, ada peserta pemilu yang memasang alat peraga di titik yang sudah dilakukan penertiban. Hal ini jadi pertanyaan kami, apakah yang bersangkutan tidak paham, atau memang mau mengangkangi aturan. Sebab, kami akan tetap melakukan penertiban, walaupun alat peraga tersebut dipasang di lokasi yang sama, karena terpasang di lokasi terlarang,”jelasnya.

Maka dari itu, pihaknya mengimbau kepada seluruh peserta Pemilu 2019, mulai dari calon anggota DPD, DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kota Lubuklinggau, serta pasangan calon Presiden-Wakil Presiden memasang alat peraga sosialisasi di tempat yang sudah ditentukan. Tidak memasang di tempat yang dilarang dalam Undang-Undang (UU) No.7 Tahun 2017 tentang Pemilu, Peraturan KPU, hingga Peraturan Daerah (Perda). Seperti yang dipasang peserta pemilu di tiang listrik, tiang telepon, pohon milik pemerintah, taman kota dan tempat terlarang lainnya.

“Pasanglah alat peraga sosialisasi di tempat yang sudah ditentukan, jangan memasang di tempat yang sudah ditertibkan,” harapnya.

Sementara itu Sekretaris DPC PPP Kota Lubuklinggau, Syamsurizal mengatakan kalau pihaknya mematuhi aturan yang ditentukan. Sebab, telah diimbau kepada seluruh Caleg PPP, untuk tidak memasang alat peraga sosialisasi di lokasi terlarang. (aku)

Rekomendasi Berita