Bawaslu Muratara Periksa 8 ASN, Dugaan Pelanggaran Netralitas

LINGGAUPOS.CO.ID – Delapan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas Utara (Muratara), diperiksa Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) , Kamis (18/6/2020). Delapan ASN tersebut, diduga melanggar netralitas sebagai ASN jelang Pilkada 2020 di Muratara.

Ketua Bawaslu Muratara, Munawir mengatakan pemeriksaan delapan ASN dilakukan pihaknya setelah mendapat surat dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

“Mereka diduga melanggar netralitas, makanya semuanya kita panggil untuk diperiksa,” kata Munawir.

Surat yang diterima Bawaslu dari KASN berupa pelimpahan berkas 8 ASN Pemkab Muratara yang diduga melanggar netralitas sebagai ASN, setelah beredarnya video yang merekam sebuah pertemuan tertutup yang dihadiri delapan pejabat tersebut. Pertemuan terindikasi membahas tentang dukungan terhadap salah satu bakal calon Bupati dan wakil Bupati Muratara dalam pilkada 2020.

“Tindak lanjut yang kita lakukan klarifikasi dan pemeriksaan terlebih dahulu. Hasil pemeriksaan akan dikirimkan ke KASN, karena mereka yang akan memberikan sanksi,” jelas Munawir.

Pelanggaran netralitas terhadap ASN lanjut Munawir, akan menjadi konsentrasi pengawasan dan termasuk upaya pencegahan mereka. Apalagi Bawaslu dan KASN sudah kerja sama untuk memperketat pengawasan dan langkah antisipasi pelanggaran netralitas dalam Pilkada 2020. Meliputi pertukaran data dan informasi, pencegahan, pengawasan, penindakan, serta monitoring tindak lanjut rekomendasi.

Munawir mengharapkan ASN pada Pilkada 2020  ini tetap netral, profesional, tidak ada intervensi politik dan konflik kepentingan, serta tetap memberikan pelayanan prima terhadap masyarakat. (*)

Sumber: Harian Pagi Linggau Pos

Rekomendasi Berita