oleh

Bawaslu Muratara Periksa 11 ASN dan Kades, Terkait Netralitas Pilkada

LINGGAUPOS.CO.ID – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Musi Rawas Utara (Muratara) Jumat (3/7/2020) memanggil dan memeriksa 11 ASN dan seorang Kades.

Pemeriksaan ini lantaran adanya laporan warga terkait dugaan pelanggaran netralitas jelang Pilkada 2020. Dimana mereka disebutkan menyatakan dukungan dan simbol terhadap salah satu Bakal Calon Bupati Muratara.

Ketua Bawaslu Muratara, Munawir mengatakan “Surat pemanggilan tersebut sudah sampaikan kepada Pemkab Muratara, Kamis (2/7/2020). Hari ini kami lakukan pemeriksaan 11 ASN dan seorang Kades yang berada di wilayah Kecamatan Karang Jaya,” kata ia.

Diterangkanya, dilakukan pemanggilan 11 ASN dan Kades tersebut sesuai kajian laporan warga tersebut unsur formil dan materilnya sudah terpenuhi. “Sehingga penindaklanjutan laporan ini. Kami panggil semua terlapor,” kata Munawir.

Ditambahkanya, hasil pemeriksaan 11 ASN tersebut akan disampaikan kepada KASN di Jakarta untuk penindak lanjutan pemeriksaan atas laporan dugaan ketidak netarlitasan jelang Pilkada 2020. “Karena kasus netralitas ASN ini yang memberi tindakan bukan Bawaslu, tapi KASN,” tegasnya.

Sementara, Kades yang diduga melanggar netralitas juga akan tetap diproses sesuai dengan aturan yang ada. “Khusus pemeriksaan 11 ASN tersebut akan kembali dilanjutkan pada Senin (6/7/2020), karena masih ada yang belum terpanggil menghadap lantara keterbatasan waktu,” tambah ia.

Munawir mengungkapkan, laporan dugaan melanggar netralitas 11 ASN dan seorang Kades tersebut berupa aktivitas di media sosial.

“Barang buktinya ada rekaman suara, ada postingan di media sosial, baik berupa ajakan maupun simbol-simbol mendukung kandidat tertentu,” tegas ia. (*)

Rekomendasi Berita