oleh

Bawaslu Minta Pemangku Kepentingan Patuhi Aturan

LINGGAU POS ONLINE, MEGANG – Komisioner Bawaslu Kota Lubuklinggau Divisi Penindakan, Bahusi meminta agar semua pihak yang berkepentingan tidak coba-coba untuk memalsukan data dan daftar pemilih. Sebab, perbuatan tersebut dinyatakan perbuatan melawan hukum, dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda paling banyak Rp 72.000.000. Hal ini, berdasarkan Pasal 519 Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Menurut Bahusi, ketika pihaknya menemukan ada pihak-pihak tertentu yang mencoba untuk melakukan pelanggaran, maka pihaknya akan langsung menindak sesuai aturan yang berlaku.

“Kami akan tidak tegas setiap pelanggaran yang dapat menciderai pesta demokrasi,” kata Bahusi, Rabu, (29/8).

Maka, pihaknya mengimbau kepada seluruh pemangku kepentingan, mulai dari Bacaleg, pengurus partai Politik (Parpol) hingga Tim Sukses (Timses) untuk tidak mencoba melakukan pelanggaran, karena itu akan merugikan mereka sendiri.

“Jangan coba-coba untuk melakukan pemalsuan data atau daftar pemilih yang sudah ditetapkan KPU. Kalau ditemukan akan langsung ditindak tegas,” jelasnya.

Ketua KPU Kota Lubuklinggau, Lukman Hakim mengatakan hal yang sama, pihaknya juga meminta seluruh pemangku kepentingan untuk tidak coba-coba untuk melakukan pelanggaran. Sebab, akan merugikan diri sendiri.

“Patuhilah aturan yang sudah ditetapkan, demi suksesnya pesta demokrasi,”katanya.

Diketahui, jumlah masyarakat yang terdaftar di DPT sebanyak 159.619 jiwa, dengan rincian Kecamatan Lubuklinggau Barat I berjumlah 25.809 pemilih, di Kecamatan Lubuklinggau Barat II berjumlah 15.088 pemilih, di Kecamatan Lubuklinggau Selatan I berjumlah 11.097 pemilih, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II berjumlah 21.481 pemilih. Kemudian di Kecamatan Lubuklinggau Utara I berjumlah 12.380 pemilih, Kecamatan Lubuklinggau Utara II berjumlah 28.234 pemilih, di Kecamatan Lubuklinggau Timur I berjumlah 22.548 pemilih, dan di Kecamatan Lubuklinggau Timur II berjumlah 22.982 pemilih. (01)

Rekomendasi Berita