oleh

Bawaslu Ajak Masyarakat Awasi Tahapan Pemilu

BAWASLU Kabupaten Musi Rawas (Mura), melaksanakan sosialisasi pengembangan pengawasan partisipatif, dan peran serta generasi milenial pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Kamis (27/12). Pelaksanaan sosialisasi ini dilakukan di Hotel Dewinda, Kelurahan Watervang, Kecamatan Lubuklinggau Timur I.

Acara ini dihadiri, Bupati Mura H Hendra Gunawan, Komisioner Bawaslu Provinsi Sumsel Yenli, Ketua Bawaslu Kabupaten Mura Oktoreni Sandhra Kirana, anggota Bawaslu Kabupaten Mura, Hermansyah dan Khoirul Anwar.

Bupati Mura H Hendra Gunawan tiba pada acara sosialisasi pengawasan partisipatif dan peran serta generasi milenial dalam Pemilu 2019, Kamis (27/12) di Hotel Dewinda, Kelurahan Watervang, Kecamatan Lubuklinggau Timur I.

Kegiatan sosialisasi yang dilakukan Bawaslu Kabupaten Mura tersebut, mengacu pada Undang-Undang (UU) No.7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Adapun jumlah peserta sosialisasi berjumlah 255 orang, terdiri dari Organisasi Masyarakat (Ormas), Kepala Desa (Kades), Ketua BPD, tokoh masyarakat serta mahasiswa dan siswa yang merupakan pemilih milenial.

Tujuannya, untuk memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, termasuk pemilih milenial, agar partisipasi masyarakat di Kabupaten Mura untuk mengawasi pemilu meningkat. Termasuk, meningkatkan partisipasi masyarakat agar menggunakan hak suaranya saat pencoblosan yang akan dilakukan pada 17 April 2019 mendatang.

Komisioner Bawaslu Provinsi Sumsel, Yenli ketika mengisi materi dalam acara sosialisasi pengawasan partisipatif dan peran serta generasi milenial dalam Pemilu 2019, Kamis (27/12) di Hotel Dewinda, Kelurahan Watervang, Kecamatan Lubuklinggau Timur I.

Bupati Mura, H Hendra Gunawan yang membuka langsung sosialisasi, mengatakan peran serta generasi milenial pada Pemilu 2019 sangat penting. Karena tugas Bawaslu sangat berat, untuk mewujudkan pemilu yang jujur, adil dan bermartabat.

“Masyarakat dan pemilih milenial harus berperan aktif dalam mengawasi pemilu, agar pelaksanaan pemilu bisa berjalan jujur, adil dan bermartabat,” kata Hendra Gunawan.

Ketua Bawaslu Mura, Oktoreni Sandhra Kirana mengatakan sosialisasi yang dilakukan upaya pencegahan pelanggaran Pemilu yang kemungkinan terjadi di masyarakat. Sebab, setiap tahapan Pemilu harus dilakukan pengawasan, termasuk tahapan kampanye yang saat ini sedang berlangsung.

Bupati Mura, H Hendra Gunawan, Ketua Bawaslu Mura, Oktoreni Sandhra Kirana, anggota Bawaslu Mura, Hermansyah dan Khoirul Anwar foto bersama peserta dalam acara sosialisasi pengawasan partisipatif dan peran serta generasi milenial dalam Pemilu 2019.

“Fokus kami pada pencegahan dan pengawasan. Kami yakin dengan sosialisasi yang dilakukan dapat mewujudkan demokrasi yang jujur, adil dan bermartabat di Kabupaten Mura. Terutama, menghindari kesalahpahaman yang kemungkinan bisa terjadi,” katanya.

Apalagi, dalam melakukan pengawasan bila hanya dibebankan kepada Bawaslu saja, tentu tidak bisa berjalan maksimal. Butuh peran serta semua elemen masyarakat, termasuk para pemilih pemula yang harus berada di garda terdepan, dalam rangka menyukseskan Pemilu. (aku)

Rekomendasi Berita