oleh

Bawa Sajam, Joni Dituntut 10 Bulan Bui

LUBUKLINGGAU – Joni Dinata (22) warga Dusun II Kelurahan Desa Yudha Karya Bakti, Kecamatan Sukakarya Kabupaten Musi Rawas (Mura), dituntut satu tahun 10 bulan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dedy Fahlezy SH.

Ia dituntut dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Lubuklinggau, Kamis (10/1), karena dianggap terbukti secara sah dan meyakinkan memiliki atau menyimpan senjata tajam jenis pisau sepanjang 15 cm.

Dalam sidang yang dipimpin hakim Yopi Wijaya SH didampingi Hakim Anggota Dian Triastuti SH dan Siti Yuristya SH,MH dengan Panitera Pengganti (PP) Marlinawati SH, JPU menyatakan Joni melanggar pasal Pasal 2 Ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951.
Menurut Dedy, sebagai pertimbangan yang memberatkan, perbuatannya ini meresahkan masyarakat, dan yang meringankan bahwa ia mengakui perbuatannya. Kemudian sidang ditunda oleh Majelis hakim hingga, Kamis (17/1) pekan depan.

Berdasarkan surat dakwaan JPU, Rabu 9 Oktober 2018 , sekitar pukul 02.00 WIB, petugas Polsek Muara Lakitan sedang giat patroli.
Namun saat melintasi di jalan Lintas Sekayu-Lubuklinggau tepatnya di Desa Muara Rengas Kecamatan Muara Lakitan Kabupaten Mura melihat satu unit truk yang dikendarai terdakwa mencurigakan.

Kemudian, petugas menghentikan laju truk tersebut, dan langsung melakukan penggeledahan. Setelah digeledah, ditemukan sebuah senjata tajam berjenis pisau yang berukuran 15 centimeter bergagang kayu warna merah bersarung kertas warna biru berlapis plastik.

Selanjutnya terdakwa langsung diamankan beserta Barang Bukti (BB) ke Mapolsek Muara Lakitan.

Dari pengakuan terdakwa, ia membawa sebilah pisau tersebut untuk membela atau menjaga diri. Akan tetapi terdakwa tak mempunyai izin dari pihak berwenang maupun instansi manapun untuk menggunakan pisau tersebut dalam pekerjaannya.(awj)

Rekomendasi Berita