oleh

Bawa Sajam Berujung Bui

LUBUKLINGGAU – Dodi Ariyanto (20) warga Desa Merantau Kecamatan Sidang Beliti Ilir Kabupaten Rejang Lebong, Rabu (19/12) mulai disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Lubuklinggau. Ia didakwa atas kepemilikan Senjata Tajam (Sajam) jenis pisau.

Sidang dipimpin Majelis Hakim Yopi Wijaya SH didampingi Hakim Anggota Siti Yuristia Akuan SH,MH dan Dian Triastuti SH dengan Panitera Pengganti (PP) Marlinawati SH.

Oleh Jaksa Penuntut Umum(JPU) Dedy Fahlezy SH, mendakwa Dodi Ariyanto melanggar Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang (UU) Darurat RI No.12 Tahun 1951.

Kronologis kasusnya, Kamis 4 Oktober 2018, sekitar pukul 16.30 WIB, saat Petugas Polres Lubuklinggau, Richi dan Pebi Imam melakukan antisipasi adanya tindakan Pencurian dengan Pemberatan (Curat), Pencurian dengan Kekerasan (Curas) dan Pencurian kendaraan Bermotor (Curanmor).

Namun saat itu Richi dan Pebi, melihat gerak-gerik terdakwa yang mencurigakan, seolah-olah ingin masuk ke rumah salah satu warga. Ketika digeledah ditemukan sebilah pisau dengan ukuran 25 cm bergagang warna coklat yang terselip di pinggang sebelah kiri terdakwa. Selanjutnya terdakwa dan Barang Bukti (BB) dibawa ke Mapolres Lubuklinggau

Dari pengakuan terdakwa, bahwa pisau tersebut untuk membela diri sedangkan ia tanpa izin dari instansi manapun untuk menggunakan pisau tersebut dalam pekerjaannya.(cw1)

Rekomendasi Berita