oleh

Bawa Pisau di Pinggang Terancam 10 Tahun Bui

LINGGAU POS ONLINE, SIDOREJO – Pengadilan Negeri Lubuklinggau kembali melaksanakan persidangan dengan terdakwa Amanda Herwansyah (24). Warga RT 05, Kelurahan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas (Mura), terjerat kasus membawa senjata tajam jenis pisau.

Agenda persidangan berlangsung hanya 10 menit, dimulai pukul 14.30 WIB di ruang sidang Cakra PN dengan agenda mendengarkan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Persidangan yang diketua majelis hakim Indra Lesmana, didampingi hakim anggota Dian Triastuti, Andi Barkah dan JPU M Dedi.

Tidak panjang lebar di dalam persidangan sesuai persidangan JPU, M Dedi langsung membacakan dakwaannya, bahwa terdakwa Amanda Herwansyah terbukti bersalah dengan pasal 2 Ayat 1 Undang-Undang Darurat No. 12 Tahun 1951 tentang Pembawaan Senjata Tajam.

“Jadi barang siapa yang tanpa hak memasukkan, membuat, menerima, mencoba memperoleh, menyerahkan atau mencoba menyerahkan, menguasai, membawa, mempunyai persediaan padanya atau mempunyai dalam miliknya, menyimpan, mengangkut, menyembunyikan, mempergunakan atau mengeluarkan sesuatu senjata pemukul, senjata penikam, atau senjata penusuk, dihukum dengan hukuman penjara setinggi-tingginya sepuluh tahun,” ungkap JPU, M Dedi membacakan dakwaannya.

Kembali ia meneruskan atas perbuatan dilakukan terdakwa harus berurusan dengan pihak berwajib.

“Akibat perbuatannya ia harus mengikuti persidangan sesuai perlakukan yang dibuat, lebih lanjut kita akan melakukan sidang pada Selasa (24/4) mendatang,” jelas dia.

Kronologi bermula, terdakwa Amanda Herwansyah harus berurusan dengan pihak berwajib, pada Rabu (27/12/17) sekitar pukul 11.00 WIB terdakwa membawa senjata tajam jenis pisau tanpa izin. Pisau itu diselipkan di pinggang kirinya.

Kemudian jajaran Polsek Muara Lakitan Polres Musi Rawas melakukan penangkapan, dan melakukan pemeriksaan kedapatan membawa senjata tajam jenis pisau tanpa izin.(11)

Rekomendasi Berita