oleh

Baru Bebas, Zakir Kembali Dijebloskan ke Penjara

LINGGAU POS ONLINE, EMPAT LAWANG – Belum lama menghirup udara bebas setelah lepas dari Rumah Tahanan (Rutan) Tebing Tinggi, Zakir (45) warga Tanjung Rahman Kecamatan Pendopo, Kabupaten Empat Lawang, harus kembali masuk bui.

Ia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya atas keterlibatan dirinya dalam kasus Pencurian dengan Kekerasan (Curas). Zakir langsung ditangkap dan dibawa aparat kepolisian, hanya beberapa meter saat meninggalkan gerbang pintu Rutan Tebing Tinggi, Sabtu (6/1) sekitar pukul 08.00 WIB. Selanjutnya Zakir dibawa aparat ke Mapolres Empat Lawang, guna kepentingan penyidikan.

Kapolres Empat Lawang, AKBP Agus Setyawan melalui Kasat Reskrim Polres Empat Lawang, AKP Robi Sugara membenarkan penangkapan tersebut. Disampaikannya, tersangka ditangkap karena salah seorang dari 4 pelaku Curas terhadap sopir mobil Carry Futura bermuatan tabung gas 3 kg pada bulan April 2017 lalu.

“Korbannya bernama Sape’i bin Manudin, umur 39 tahun, sopir mobil, warga Desa Muara Sindang Kecamtan Paiker,” ungkap Robi dalam keterangan tertulisnya yang disampaikan melalui layanan pesan instan Whatsapp (WA).

Diceritakannya, saat itu tanggal 14 April 2017 sekitar pukul 12:30 WIB, korban bersama salah seorang temannya, sedang dalam perjalanan pulang ke Kecamatan Paiker, mengendarai mobil Carry Futura Warna Hitam berplat nomor BD 9551 LC, membawa muatan tabung elpiji 3 Kg sebanyak 202 tabung.

“Saat melintas di jalan Darat Talang Ipil, Kecamatan Pendopo Barat, tiba-tiba datang 4 pelaku dari kedua arah kanan dan kiri jalan keluar dari semak-semak, mencegat mobil korban,” urainya.

Selanjutnya, 2 orang diantaranya dengan membawa Senjata Api Rakitan (Senpira) dan pisau, menghampiri teman korban untuk dipaksa turun dan tak lama kemudian korban mendengar suara tembakan.

“Pada saat korban mau menolong temannya itu, korban malah mendapat ancaman dan dipaksa keluar dari mobil,” ujarnya.

Kemudian, di bawah ancaman Senpira dan pedang, korban dipaksa menuruni jurang di salah satu sisi jalan. Korban terpaksa mengikuti kemauan para pelaku. Namun berselang beberapa menit kemudian korban naik lagi ke atas hendak menemui teman korban, namun teman korban sudah tergeletak tak berdaya karena kaki sebelah kiri sudah di pukul memakai batang kayu kopi.

“Sementara saat itu, mobil beserta muatan, sudah dibawa kabur oleh para pelaku. Ditaksir korban mengalami kerugian materil sebesar Rp 70 juta,” ucapnya.

Seiring waktu berjalan, lanjut Robi, berdasarkan laporan korban, polisi akhirnya berhasil mengungkap kasus tersebut dan berhasil mengamankan salah seorang dari 4 pelaku tersebut, atas nama Hendri (38), warga Kelurahan Pagar Tengah Kecamatan Pendopo. Saat ini yang bersangkutan sedang menjalani masa hukuman.

“Dari pengembangan, diketahui nama-nama tersangka dan salah satunya atas nama Zakir ini. Ternyata Zakir ini sedang menjalani hukuman dan segera bebas atas kasus senjata tajam,” imbuhnya.

Mendapati informasi tersebut, anggotanya pun langsung berkoordinasi dengan pihak Rutan Tebing Tinggi. Tim Opsnal Buser langsung bergerak cepat menuju ke Rutan dan langsung Melakukan  penangkapan sesaat yang bersangkutan dibebaskan.

“Saat ini kita masih memburu dua tersangka lagi, berinisial I dan E. Dalam waktu dekat ini segera kita tangkap, karena lokasi keberadaan kedua tersangka ini sudah kita ketahui,” ungkapnya. (04)

Komentar

Rekomendasi Berita