oleh

Baru Bebas Langsung Ditangkap Lagi

LINGGAU POS ONLINE, CURUP – Tidak kapok berbuat tindak kriminal. Bayangkan, baru saja menghirup udara segar setelah bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Curup, JU (27) inisial mantan Napi ini kembali digelandang ke Mapolda Kalimantan Tengah, Jumat (12/1).

Apa pasalnya? Ju yang tercatat sebagai warga Desa Karang Pinang Kecamatan Sindang Beliti Ulu (SBU) ini dibawa ke Mapolda Kalimantan Tengah karena terlibat kasus pemerasan, dan penyebaran konten pornografi di wilayah hukum Polda Kalimantan Tengah.

Padahal, Ju baru bebas setelah menjalani hukuman di Lapas Kelas IIA Curup karena terlibat kasus tindak pidana informasi dan transaksi elektronik pada tahun 2016 lalu, dan saat ini harus kembali mempertanggungjawabkan perbuatan atas kasus lain.

Saat penangkapan Ju, jajaran Polda Kalimantan Tengah juga sudah berkoordinasi dengan Polres Rejang Lebong. Sehingga saat keluar dari Lapas Kelas IIA Curup, Ju rencana langsung dibawa ke Polda Kalimantan Tengah.

Kanit I Subdit Eksus Diskrimsus Polda Kalteng, AKP Aris Setiono menjelaskan, Ju diamankan lantaran terlibat dalam aksi pemerasan dan penyebaran konten pornografi dengan korban AY (31) warga Kalimantan Tengah berstatus sebagai PNS.

Korban melaporkan Ju pada September 2017 dan Polisi melakukan tindak lanjut atas laporan tersebut. Saat dilakukan koordinasi, Ju berada di Lapas Kelas IIA Curup.
“Kita melakukan penyelidikan dan setelah kita selidiki Ju, diketahui berada di Lapas Kelas IIA Curup, dan kita langsung koordinasi dengan Polres Rejang Lebong,” jelasnya.

Ia memaparkan, kasus yang melibatkan Ju kembali harus berurusan dengan jajaran Polda Kalimantan Tengah bermula saat Ju berkenalan dengan korban melalui Media Sosial (Medsos). Saat itu, Ju mengaku sebagai anggota polisi.

Seiring dengan perkenalan Ju dan korban dan bujuk rayu Ju akhirnya korban mengirim foto tak pantas korban melalui Medsos. Dan foto tersebut digunakan Ju untuk memeras korban. Bahkan, korban sudah sempat mentransfer uang sekitar Rp 40 juta.

Merasa di atas angin, Ju kembali melakukan pemerasan terhadap korban hingga akhirnya korban tak bisa memenuhi keinginan Ju pada akhirnya Ju menyebarkan foto tak pantas hingga akhirnya korban melaporkan JU.(09)

Komentar

Rekomendasi Berita