oleh

Baru 22 Bidan Delima

LUBUKLINGGAU – Hingga saat ini baru ada 22 Bidan Delima di Kota Lubuklinggau, sedangkan jumlah bidan yang tergabung di Ikatan Bidan Indonesia (IBI) lebih kurang 400 orang. Untuk menjadi Bidan Delima harus memenuhi syarat yang ditetapkan oleh IBI.

Ketua IBI Kota Lubuklinggau, Nurmalina kepada wartawan, Rabu (6/2), dari 400 bidan di Kota Lubuklinggau hanya 70 bidan saja yang buka praktik, 22 Bidan Delima. Dalam waktu dekat kembali dilantik Bidan Delima 15 orang.

Diakui Nurmalina, Bidan Delima merupakan sistem standarisasi kualitas pelayanan bidan praktik swasta, dengan penekanan pada kegiatan Monitoring & Evaluasi (Monev) serta kegiatan pembinaan dan pelatihan yang rutin dan berkesinambungan.

“Monev kami lakukan setiap Sabtu dan Minggu sore ke bidan-bidan,” kata Nurmalina.

Ditambahkan Nurmalina, syarat untuk menjadi Bidan Delima yaitu mengajukan permohonan ke IBI Kota Lubuklinggau. Selain itu melengkapi persyaratan, seperti telah menempuh pendidikan diploma tiga, dan melengkapi syarat sarana maupun prasarana.

“Untuk menjadi Bidan Delima memang sulit, karena banyak yang harus dilengkapi. Ada satu bidan kemarin mengajukan untuk menjadi Bidan Delima, tapi tidak lulus karena sarana dan prasarannya kurang memadai,” tegas Nurmalina.

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Lubuklinggau, H Cikwi mengakui bahwa koordinasi antara Dinkes Kota Lubuklinggau dengan IBI Kota Lubuklinggau sangat baik. Sehingga semua program Pemkot Lubuklinggau khususnya bidang kesehatan selalu sinkron dengan IBI Kota Lubuklinggau.

“Pemerintah juga terus mendukung bidan untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat, sehingga semua bidan di Kota Lubuklinggau menjadi Bidan Delima,” ungkap Cikwi. (nia)

Rekomendasi Berita