oleh

Barang Curian Dijual Murah

LINGGAU POS ONLINE, WATAS LUBUK DURIAN – Pairo Simpono alias Wiro, JD dan Agus Den Fiter Yansah alias Piktur merupakan residivis pembobol Perkantoran Pemkot Lubuklinggau. Informasi ini diungkapkan Kapolres Lubuklinggau, AKBP Sunandar melalui Kapolsek Lubuklinggau Barat, Iptu Sofyan Hadi Senin (9/4).

Ketiganya juga yang membobol dan memboyong peralatan elektronik Kantor BKPSDM Kota Lubuklinggau.

“Lebih parah lagi, bukan hanya laptop dan PC yang dibawa. Kotak amal pun mereka angkut. Salah satunya yang bertuliskan kantor Badan Keuangan,” kata Iptu Sofyan Hadi sambil geleng-geleng.

Menurut Iptu Sofyan Hadi, tersangka ini tak pilih-pilih barang yang ingin dicuri. Asal bisa dijadikan uang, langsung diangkut.

“Memang rata-rata yang dibawa itu seperti laptop, komputer, televisi, kompor gas, tabung gas serta barang berharga lainnya,” jelas Kapolsek.

Barang hasil curian dibawa oleh tersangka OE (dalam pengejaran) kemudian dititipkan ke Piktur. Lalu dijual dengan harga murah.

Misalkan laptop atau televisi dijual Rp 1 juta.

“Proses jual beli secara langsung bukan melalui perantara ataupun online,” ucapnya.

Dilihat dari Barang Bukti (BB) yang dikumpulkan nilainya bisa mencapai ratusan juta. Menurut Kapolsek, berdasar pengakuan tersangka uang hasil jual BB digunakan untuk kehidupan sehari-hari.

“Saya, imbau kepada OE untuk segera menyerahkan diri, dibandingkan kami melakukan tindakan tegas. Kepada pegawai dan warga Lubuklinggau untuk lebih meningkatkan kewaspadaan agar terhindar dari korban pencurian,” ucapnya.

Kapolsek menambahkan, sudah enam laporan kejahatan tersangka, LP/B-13/II/2018/Llg Brt, Tgl 12 Febuari 2018, LP/B-4/II/ 2018/Llg/sek Brt, tgl 17 Feb 2018, LP/ B- 09/ I /2015/Sumsel/Llg Brt tgl 22 Januari 2018, LP/B -102/VI/2014/Sumsel/Llg BRT, tgl 27 juni 2014, LP/B-19/II/2016/Sumsel/Llg Brt 05 feb 2016, LP/B -70/V/2014/Sumsel/Llg BRT, tgl 04 Mei-Maret 2014

Barang bukti dari kantor BKPSDM diantaranya, satu buah laptop, satu buah televisi merek Toshiba/ LCD, dua Buah reciver, satu buah kompor gas, satu buah tabung gas 3 kg, satu buah telepon kantor, satu buah tp- link wifi.

Sedangkan dari hasil kejahatan lainnya, satu unit Sepeda Motor Merek Mio Warna Putih B 3442 FDF, dua unit layar monitor LCD merek Lenovo 21 inc, satu unit monitor LCD merek HP 29 inc, satu unit adaptor monitor merek HP, satu unit keybord, dua unit adaptor merek Lenovo printer, tiga unit mouse komputer, satu unit printer merek HP warna putih, satu unit printer merek Canon, satu unit monitor LCD merek Libera 21 inch, satu unit adaptor merek HP, satu kotak amal, dan satu laptop.

*** Berikan Efek Jera

Kepala BKPSDM Kota Lubuklinggau, H Ikhsan Roni mengapresiasi kinerja kepolisian yang sudah menangkap pelaku pembobolan.

“Alhamdulillah sudah dapat pelakunya, proses hukum kita serahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian,” jelas Ikhsan Roni, Senin (9/4).

Ditambahkan Ikhsan Roni, pasca kebobolan beberapa waktu lalu pihaknya langsung mempekerjakan penjaga keamanan.

“Circuit Closed Television (CCTV) tetap ada, kita tambah jaga malam juga. Ini untuk mengantisipasi agar tindak kejahatan seperti ini tidak terulang,” tambah mantan Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kota Lubuklinggau ini.

Ikhsan Roni mengakui sebelumnya CCTV yang ada di sekitar BKPSDM rusak, tapi saat ini sudah diperbaiki. Untuk data-data yang hilang juga sudah diunduh ulang.

“Komputer yang hilang itu isinya data file kepegawaian, tapi semuanya sudah kami setor ke KemenPAN-RB. Karena komputer itu hilang kita unduh ulang dan semuanya sudah kita lakukan,” ungkap Ikhsan Roni.

Terpisah Kasat Pol PP Kota Lubuklinggau, Elbaroma mengaku bahwa pihaknya siap dimintai keterangan jika diperlukan.

“Alhamdulillah sudah ditangkap, kalau kami siap mendukung jika memang membutuhkan keterangan dari anggota,” ungkap Elbaroma.

Diakui Elbaroma, anggotanya saat ini tetap menjalankan tugas seperti sebelumnya dengan personel tetap tapi intensitas patroli ditambah.

“Untuk saat ini SDM masih cukup intensitas patroli ditambah,” ucapnya. (07/03)

Rekomendasi Berita