oleh

Bapak dan Anak yang Bunuh Polisi Dituntut Hukuman Seumur Hidup

LINGGAUPOS.CO.ID  – Sidang kasus pembunuhan Bripka Adhi Pradana Tiranda (46), anggota Polresta Bekasi Kota, dengan terdakwa Widodo dan anaknya Recca Sastra Wijaya, memasuki agenda tuntutan.

Kedua terdakwa yang merupakan warga Desa Aur Gading Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang, dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Aidil Fitriansyah dan Ardiyanto, dalam sidang Rabu (7/4/2021), .

Dalam tuntutannya, JPU menuntut kedua terdakwa dengan hukuman seumur hidup, karena dianggap terbukti dengan sah dan meyakinkan melakukan pembunuhan secara berencana mengilangkan nyawa orang sesuai pasal 340 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Jaksa meyakini pembunuhan Brikpa Adhi Pradana yang di lakukan para terdakwa, pada 2 September 2020 di Desa Aur Gading Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang, memenuhi unsur berencana sehingga menuntut para terdakwa dengan hukuman maksimal.

“Terdakwa tidak menyesali perbuatanya, tidak kooperatif dengan tetap tidak mengakui perbuatanya maka Jpu menuntut kedua terdakwa dengan tuntutan seumur hidup,” begitu bunyi tuntutan JPU Andriyanto yang dibacakan JPU Aidil Fitriansyah di Kejaksaan Negeri Empat Lawang.

Keluarga korban Boby, merasa puas dengan tuntutan JPU, dan semoga hakim bisa memberikan putusan yang seadil-adilnya. Mengingat atas perbuatan para terdakwa mengakibatkan anak almarhum tidak ada yang memberi nafkah dan para terdakwa tidak ada itikad baik untuk meminta maaf kepada keluarga korban.

“Kami berterima kasih atas tuntutan JPU, semoga yang Mulia Majelis Hakim memutuskan sesuai dengan tuntutan, dan kepada pelaku lain yang baru tertangkap semoga mendapatkan hukuman yang sama jelasnya.

Kajari Empat Lawang Sigit Prabowo  melalui Kasi Pidum Andriyanto menjelaskan, tuntutan ini sesuai tuntutan dari Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Dan sidang akan dilaksanakan kembali pada Rabu (14/4/2021) dengan agenda pembelaan. (*)

Rekomendasi Berita