oleh

Banyak Ikan Mabuk dan Mati, Sungai Musi Diduga Tercemar Belerang

Ratusan Warga Ambil Ikan

LINGGAU POS ONLINE, TEBING TINGGI – Ratusan warga Kabupaten Empat Lawang Kecamatan Tebing Tinggi berbondong-bondong turun ke Sungai Musi, Jumat (10/11). Dari orang dewasa, ibu-ibu bahkan anak-anak turun ke Sungai Musi untuk mengambil ikan, sebab Sungai Musi tercemar Belerang, atau sering disebut oleh warga ‘Ketubean’ mengakibatkan ikan mabuk dan mati.

Ketubean yang terjadi hampir setiap tahun memang selalu dinantikan warga di sepanjang aliran sungai Musi mulai kawasan Ulu Musi sampai kawasan daerah Kabupaten Musi Rawas. Gejolak alam ini dimanfaatkan warga mengambil ikan ke sungai. Alhasil ikan yang sudah hampir mati dan mabuk akibat air belerang itu mudah ditangkap.

“Alhamdulillah dapat ikan dengan mudah karena sungai Musi Ketubean,” kata Mawan warga Tanjung Beringin Lama Kecamatan Tebing Tinggi, Jumat (10/11).

Hal senada di sampaikan Ari, ia mengaku terkejut karena pagi sekali warga di sungai Musi sudah ramai sehingga mengira ada kejadian atau orang tenggelam. Namun setelah sadar ada Ketubean ia pun membawa jaring dan langsung turun ke sungai Musi.

“Alhamdulillah dapat ikan sungai, kami sangat senang makan ikan sungai makanya walau dapat banyak kami tidak dijual, tapi kami bagikan saja ke tetangga yang tidak mendapat ikan,” kata Ari.

Sementara itu, Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah Empat Lawang, Lukman Panggar Besy mengaku sudah tahu fenomena Ketubean. Bahkan pihaknya sudah menurunkan tim ke sungai Musi.

“Ketubean itu fenomena biasa dan berkah bagi warga karena ikan banyak di dapat,” kata Lukman.

Bagaimana dengan Sungai Musi, Lukman menjelaskan, sejauh pengamatannya Sungai Musi masih aman. Ketubean terjadi kemungkinan akibat aktif gunung Dempo. Sehingga belerang tumpah dan membuat ikan banyak mati.

“Tapi ini juga berkah bagi kita bukan sebaliknya,” ucapnya.(04)

Komentar

Rekomendasi Berita