oleh

Bantuan Sumur Bor Belum Terealisasi

LINGGAU POS ONLINE– Bantuan pembuatan sumur bor yang sangat dinantikan masyarakat khususnya Desa Mekar Jaya (IIIA) dusun IV, belum juga terealisasi. Bantuan untuk warga yang mengalami kesulitan air bersih, sampai saat ini masih dalam proses.

Kepala Dinas Pekerjaan umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Empat Lawang, Syarkowi Rashid melalui Kabid Cipta karya, Yendra Kardiansya menjelaskan 2019 ini rencananya ada empat desa yang mendapat bantuan sumur bor, yang langsung dilengkapi dengan Mandi Cuci Kakus (MCK). Namun berkas keempat desa ini masih kurang syarat, yakni pengakuan berupa Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) belum terlampir.

Empat desa tersebut, Desa Mekar Jaya, Desa Beruge Ilir, Desa Tanjung Ning Lama dan Desa Karang Gede. Usulan ini nantinya, akan dicairkan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pusat.

“Insya Allah, diusahakan akan cair secara serentak,” ungkapnya.

Terpisah, Surliana salah seorang warga Desa Mekar Jaya menilai baik pemerintah desa maupun pemerintah daerah tidak serius dalam menyalurkan bantuan tersebut. Padahal sekarang musim kemarau, dan masyarakat sangat membutuhkan bantuan sumur bor tersebut.

“Surat hibah tanahnya sudah kita berikan ke Kades pada Februari lalu, namun hingga Agustus ini belum terealisasi dan ternyata masih proses di DPU. Artinya pemerintah tidak serius mau menolong masyarakat yang sedang membutuhkan. Kalau Kades memang mau menolong kami, mereka bisa menggunakan Dana Desa tanpa menunggu pihak Pemkab,” ungkapnya

Terpisah, Subhan warga lainnya juga menjelaskan Pemerintah Desa Mekar Jaya dinilai kurang terbuka dengan masyarakat. Setiap perencanaan atau Musyawarah Desa (Musdes), masyarakat khususnya dari dusun IV tidak pernah dilibatkan

“Usalan kami ini sudah lama disampaikan ke perintah mengenai masyarakat sangat kesulitan air bersih, namun tahun ini malah dibuatkan drainase. Padahal sumur bor dinilai lebih bermanfaat, namun pemerintah beralasan kalau drainase sudah dibuat maka air sisa MKC bisa langsung dialirkan ke drainase tersebut,” jelasnya.

Sementara Kades Desa Mekar Jaya, Adi Iskandar saat di konfirmasi mengatakan pihaknya sudah berupaya untuk membantu masyarakat.

“Pertengahan Juli kemarin kita sudah menyerahkan rekening untuk dana sumur bor dan siang kemarin kita juga menyerahkan NPWP,” ungkapnya. (key)

Rekomendasi Berita