oleh

Banjir Bandang Kembali Melanda, 14 Rumah di Karya Bakti Terendam

LINGGAUPOS.CO.ID – Hujan deras yang terjadi Senin (22/3/2021) sekitar pukul 16.00 WIB hingga malam hari, menyebabkan banjir bandang di RT.7 dan RT.8. Terdata ada 14 rumah yang terendam akibat banjir bandang ini.

Kris Darminto, salah seorang warga RT.8 yang rumahnya terendam banjir, menjelaskan sekitar pukul 17.00 WIB, ia yang sedang bekerja di Marga Mulya tiba-tiba ditelpon ibunya disuruh pulang, karena rumah mereka kebanjiran.

“Saya langsung pulang. Ternyata rumah saya sudah terendam, begitu juga rumah tetangga saya Doni,” jelas Kris kepada linggaupos.co.id.

Diakuinya, ini adalah banjir kedua kalinya dalam Maret 2021 ini, yang penyebabnya karena saluran air tidak bisa menampung limpahan air akibat hujan. “Siring besar di belakang rumah kami yang meluap,” ia menjelaskan.

Kris juga mengatakan, bahwa dahulu memang sering ada luapan air jika hujan, namun karena saluran air besar, maka tidak sampai menyebakan banjir. “Sekarang yang banjir bukan cuma kami, tapi juga perumahan di RT.7,” katanya.

Terpisah Ketua RT.8 Riki Suyono menjelaskan, berdasarkan pendataan yang dilakukannya bersama dengan RT.7, diketahui ada 14 rumah yang terimbas banjir. “Masing-masing tujuh rumah, baik di RT.7 maupun RT.8,” ia mengatakan.

Riki mengatakan, banjir ini disebabkan saluran air yang dahulu besar, semenjak ada perumahan di RT.7 menjadi kecil. “Dahulu saya sudah pernah sampaikan ke pengembang perumahan, agar membuat gorong-gorong yang besar, namun yang dibuar kecil,” katanya.

Imbasnya, kalau hujan deras potensi banjir sangat memungkinkan terjadi. “Pengembang tidak tahu, kalau saat hujan debit air sangat besar. Resikonya ya seperti ini, kalau hujan deras maka banjir,” katanya.

Ditambahkan Riki, ia selaku Ketua RT sedih mendengarkan keluh kesah dari warga yang kebanjiran. “Setiap hujan kami was-was. Makanya kami mohon kepada Wali Kota Lubuklinggau melalui dinas terkait, agar menegur pengembang perumahan yang menyebabkan banjir ini,” tegasnya.(*)

Rekomendasi Berita