oleh

Bangun Pos Pengecekan Galian C

Program DPMPTSP Rejang Lebong

Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Rejang Lebong merencanakan membangun pos. Lokasinya berada di sejumlah titik luar Kabupaten Rejang Lebong. Apa tujuannya?

Laporan Syamsul Ma’arif, Curup

Kepala DPMPTSP Kabupaten Rejang Lebong, Afni Sardi menjelaskan bahwa dibangunnya pos pengecekan bertujuan untuk mengetahui seberapa banyak material, khususnya galian C yang dibawa keluar daerah. Selain itu untuk mengecek sumber material berasal dari galian yang legal atau ilegal.

“Adanya pos nantikan bisa kita cek material itu, bersumber dari mana? Apakah dari sumber material legal atau berizin atau tidak,” jelasnya, Jumat (8/12).

Ia menyebutkan jika dari material tidak berizin atau ilegal, pihaknya bisa menelusuri sumber galian C di Kabupaten Rejang Lebong.

“Kita rencananya pembuatan pos ini di tiga titik, seperti di perbatasan Kabupaten Kepahiang, Lebong dan perbatasan Kota Lubuklinggau,” papar Afni Sardi menambahkan, dengan diketahui sumber material berasal jika memang galian C tidak berizin dan masih beroperasi, pihaknya akan melakukan rekomendasi penutupan.

“Kalau mau jual sampai keluar daerah itu hak pemilik tambang. Tapi harus ada izin karena dengan ada izin tambang akan ada input masuk ke daerah. Kita yang salah kalau menarik retribusi dari tambang yang tidak berizin, sama saja melegalkan yang tidak berizin, tidak menarik retribusi dari tambang yang sudah memiliki izin,” papar Afni Sardi mengaku, pihaknya sudah memberikan sosialisasi pada pemilik tambang di Kabupaten Rejang Lebong.

Untuk mengurus perizinan. Sebab, tidak ada alasan lagi tambang tidak berizin, lantaran pengurusan izin sudah dipermudah.

Informasi dihimpun, material tambang dari sejumlah tambang di Rejang Lebong ternyata banyak dikirim keluar daerah. Namun, belum diketahui apakah material dikirim keluar daerah berasal dari galian C berizin atau ilegal. (*)

Komentar

Rekomendasi Berita