oleh

Bandit Jalinsum Didor

LINGGAU POS ONLINE, EMPAT LAWANG – Tim Elang Sat Reskrim Polres Empat Lawang melumpuhkan Hendri Sari alias Erik (23) warga Desa Taba Padang, Kecamatan Binduriang Kabupaten Rejang Lebong. Tersangka Erik ditembak kaki kirinya karena kabur.

Tim Elang menyergap Erik di kediamannya, Kelurahan Siring Agung Kecamatan Lubuklinggau Selatan I, Selasa (25/9) sekitar pukul 02.00 WIB.

Kapolres Empat Lawang, AKBP Agus Setyawan Melalui Kasat Reskrim, AKP M Ismail menjelaskan, Erik adalah tersangka dalam kasus penodongan di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Empat Lawang, Sabtu (21/7) sekitar pukul 20.30 WIB.

“Korbannya Ismail (35) warga Perumnas Nikan Blok B4 Kelurahan Nikan Jaya, Kecamatan Lubuklinggau Timur I. Pelaku perampokan ada empat orang, menghadang mobil korban dan mengancam menggunakan pisau,” jelas Kasat.

Korban sempat melawan, namun tangannya dilukai. Hingga tersangka berhasil merampas tas berisi uang, surat KIR mobil, surat izin usaha dan STNK, dengan total kerugian sekitar Rp15 juta.

Kronologis penangkapan terhadap tersangka, bermula Polsek Tebing Tinggi menangkap Saliwares alias Ares. Saliwares adalah salah satu tersangka perampokan di Jalinsum tersebut.

Senin (24/9) sekitar pukul 16.00 WIB Tim Elang Sat Reskrim Empat Lawang dipimpin Kanit Pidum, Ipda Badarudin, melakukan interogasi terhadap Ares. Tersangka Ares mengakui melakukan penodongan tersebut bersama tiga orang temannya, salah satunya Erik.

“Hasil penyelidikan, diketahui Erik berada di Lubuklinggau. Makanya langsung digerebek di Kelurahan Siring Agung. Namun ia mencoba melarikan diri dan melawan petugas, makanya dilumpuhkan,” kata AKP Ismail.

Setelah dilumpuhkan dan dibawa ke rumah sakit, tersangka diangkut ke Polres Empat Lawang.

“Saat dilakukan interogasi secara intensif, tersangka mengakui melakukan penodongan bersama teman-temannya,” tambah Kasat.

Dari tersangka dijelaskan, polisi mengamankan barang bukti berupa sebilah pisau, sepeda motor Yamaha Mio putih Nopol BG 3774 HW.

“Tersangka diancam melanggar pasal 365 KHUP dengan ancaman 15 tahun penjara,” tegasnya (cw2)

Rekomendasi Berita