oleh

Bandar Sabu Divonis 7,6 Tahun Penjara

LINGGAU POS ONLINE– Terdakwa M Syah Rahman (26) warga Jalan Maluku No.34, RT 5 Kelurahan Jawa Kanan SS, Kecamatan Lubuklinggau Timur II divonis tujuh tahun enam bulan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Lubuklinggau, Rabu (3/7) sekitar pukul 13.00 WIB di ruang sidang Cakra.

Sidang vonis M Syah diketuai Majelis Hakim Syahreza Papelma SH didamping Hakim Anggota Dian Triastuty SH dan Yuli SH, dengan Panitera Pengganti (PP) Marlinawati.

Menurut Majelis Hakim, terpidana M Syah yang harus menjalani kesehariannya di balik jeruji besi, karena telah melanggar Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang (UU) No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika, denda Rp 800 juta, subsider tiga bulan.

Pertimbangan hukuman yang sudah dijatuhkan, seperti hal yang memberatkan karena perbuatannya melanggar hukum. Sedangkan hal-hal yang meringankan terpidana, bersikap sopan dan baik serta menyesali perbuatannya dan berjanji tidak akan melakukan perbuatan tersebut dikemudian hari.

Dalam persidangan tuntutan, Rabu (26/6) sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nanda Handika SH menuntut M Syah dengan hukuman delapan tahun penjara, hal itu berbeda dengan putusan yang dijatuhkan oleh Majelis Hakim.

Terungkap dalam pembacaan dakwaan, bermula pada 13 Desember 2018, anggota Satresnarkoba Polres Lubuklinggau mendapati informasi dari warga adanya pengedar narkotika golongan I jenis sabu. Mendengar informasi tersebut, anggota dari Satresnarkoba langsung menuju ke lokasi yang dituju.

Diketahui pada saat itu, anggota kepolisian yang sedang melakukan penyisiran di lokasi mendapati informasi bahwa M Syah berada di Hotel Indo yang berada di kamar D5. Kemudian beberapa anggota dari kepolisian langsung mengepung dan melakukan penyergapan terhadap M Syah.

Dalam proses penangkapan, terpidana yang saat itu langsung dilakukannya penggeledahan di saku kanan celananya ditemukannya 16 paket sabu yang sudah di bungkus dalam plastik klip berukuran kecil yang disembunyikan di dalam bungkus rokok dan langsung terpidana dibawa ke Polres Lubuklinggau beserta dengan Barang Bukti (BB) guna penyelidikan lebih lanjut. (yan)

Rekomendasi Berita