oleh

Bandar dan Pemakai Asyik Pesta Sabu

Empat Orang Digerebek

LINGGAU POS ONLINE, CURUP – Masyarakat Desa Simpang Beliti, geger. Selasa (21/11) sekitar pukul 19.30 WIB, polisi Mapolsek Padang Ulak Tanding (PUT) menggerebek sebuah rumah di jalan lintas Curup-Lubuklinggau. Tepatnya di Desa Simpang Beliti, Kecamatan Binduriang.

Hasilnya? Dari penggerebekan rumah dijadikan untuk pesta narkoba jenis sabu berhasil mengamankan empat orang. Satu diantaranya merupakan bandar sabu berinisial Dr (30). Tersangka warga Simpang Beliti Kecamatan Binduriang juga merupakan pemilik rumah.

Selain Dr, petugas juga mengamankan tiga orang lainnya yang saat ini masih berstatus sebagai pemakai berinisial Ho (18) warga Kelurahan Talang Benih Curup, Ft (20) warga Desa Karang Baru Kecamatan PUT dan Ji (21) warga Desa Sinar Gunung Kecamatan Sindang Dataran.

Bersama empat tersangka berhasil diamankan, polisi berhasil mengamankan paket sabu senilai belasan juta. Berikut timbangan digital dan barang bukti lain.

“Saat kita gerebek, mereka sedang melakukan pesta sabu,” jelas Kapolres Rejang Lebong, AKBP Napitupulu Yogi melalui Kabag Ops, Kompol Firdaus didampingi Kasat Narkoba, Iptu Sampson Sosa Hutapea didampingi Kapolsek PUT, Iptu Dharjoni menggelar jumpa pers di halaman Polres Rejang Lebong, Kamis (23/11).

Dijelaskan Kapolsek, penggerebekan terhadap rumah bandar narkoba jenis sabu yang berada di pinggir jalan lintas Curup-Lubuklinggau tersebut bermula dari informasi warga adanya pesta sabu. Saat dilakukan pengintaian, petugas langsung melakukan penggerebekan.

Benar saja, di salah satu ruangan bagian belakang rumah tersangka tersebut, para pelaku sedang berpesta narkoba.

“Selain paket sabu kita juga menemukan sejumlah senjata tajam (Sajam) milik pelaku,” jelasnya.

Beberapa barang bukti diamankan, kata Kapolsek, diantaranya satu bungkus sabu paket besar senilai sekitar Rp 11 juta, dua bungkus sabu paket kecil, 3 mesin jackpot, enam bilah pisau, 7 unit handphone, 4 botol bong beserta alat hisap, uang tunai Rp 180 ribu, satu unit timbangan digital dan barang bukti lainnya.

“Untuk satu orang tersangka Dr merupakan bandar besar, sementara tiga lainnya yang kita amankan pemakai, kita masih melakukan pengembangan, kuat dugaan barang haram jenis narkoba berasal dari kawasan Lubuklinggau. Kita juga akan berkoordinasi dengan Polres Lubuklinggau untuk melakukan pengembangan,” jelasnya.(09)

Komentar

Rekomendasi Berita