oleh

Bakar Lahan, Warga Musi Rawas Ditangkap di Muratara

LINGGAUPOS.CO.ID – Tiga buruh tebas rumput, asal Desa Sukamanah, Kecamatan STL Ulu Terawas, Kabupaten Musi Rawas (Mura) di cokok polisi.

Pasalnya, mereka telah membakar lahan seluas tiga hektar dan mengakibatkan kepulan asap di Desa Embacang Ilir, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara.

Pembakaran lahan terjadi Selasa (6/4/2021) sekitar pukul 12.00 WIB. Api nyaris menghanguskan perkebunan milik warga di Desa Embacang Karang Jaya.

Wardoyo salah satu pelaku mengaku bersama Nanang dan Wahyu, mendapat borongan tebas rumput di lahan milik warga Desa Embacang Ilir, Kecamatan Karang Jaya.

“Kami nyemprot di lahan itu, rencananya mau di buka kebun sawit. Di lokasi sudah di kotak kotak oleh eksvakator. Setelah kami menyemprot oleh pemilik tanah kami disuruh membakar lahan,” katanya.

Awalnya, Wardoyo menolak untuk melakukan, karena dalam perjanjian awal dengan pemilik lahan mereka hanya di bayar untuk melakukan penyemprotan.

“Sehektar cuma Rp 500 ribu di garap bertiga, tapi karena diminta pemilik lahan jadi lami nurut saja untuk bakar lahan,” ucapnya.

Lahan yang mereka bakar baru sedikit dan belum mencapai keseluruhan dari jumlah total lahan yang mereka garap. Sambil menunggui api yang membakar lahan, rupanya aksi mereka dipergoki oleh pihak kepolisian dan langsung ditangkap.

“Ya tidak tahulah pak, saya bingung. Kami cuma di suruh yang punya lahan, namanya pak Eko,” ucapnya.

Kapolres Muratara AKBP Eko Sumaryanto melalui Kasat Reakrim Polres Muratara AKP Dedi Rahmad Hidayat membenarkan adanya penangkapan terhadap pelaku pembakaran lahan.

“Iya benar, ada yang kita tangkap karena membakar lahan. Mereka di suruh pemilik lahan melakukan aksi itu,” katanya.

Pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap pemilik lahan yang menyuruh ketiga warga Mura ini melakukan pembakaran lahan.

“Pemilik lahanya masih kita cari, sudah kita datangi ke rumahnya tapi belum ketemu,” tegasnya.(*)

Sumber: sumeks.co

Rekomendasi Berita