oleh

Bakal Diikuti 17 PAUD

IGABA Segera Adakan Manasik Haji

Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) akan menggelar pelatihan manasik haji untuk anak usia dini, 13 Oktober 2018. Acara memperingati 1 Muharam 1440 H itu akan dipusatkan di Gedung Olah Raga (GOR) Megang.

Laporan Qori Musdhalifah, Megang

Ketua IGABA Kota Lubuklinggau, Sri Sukamsih,BA melalui Ketua Pelaksana Kegiatan, Hj Paulina Simanjuntak membenarkan adanya kabar tersebut.

Hj Paulina Simanjuntak mengungkapkan kegiatan manasik yang diselenggarakan IGABA ini yang ke-15 kalinya.

“Alhamdulillah setiap tahunnya IGABA terus mengadakan kegiatan ini. Dan untuk tahun ini, selain TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 1, 2, 3, 4, 5, 6 dan PAUD Aisyiyah. Ada 10 TK lainnya yang memaksa untuk ikut manasik haji IGABA tahun ini, yakni TK Imam Syafii, TK Uwais Al Qarny, TK Kelapa Kids, TK Thawalib, TK Kartika 11.40, TK Bhayangkari, TK Hubbul Ummi, TK Muslimat NU, TK Maseva, dan TK Asova,”jelasnya.

Jadi, tambah Paulina, ada 18 TK yang ikut kegiatan pelatihan manasik haji kecil IGABA tahun ini dengan 700-an peserta anak usia dini.

Menurut Ketua IGTKI PGRI Lubuklinggau ini, ada yang berbeda kegiatan manasik IGABA tahun ini dibanding tahun sebelumnya. Karena tidak hanya anak didiknya, orang tua wali pun turut mendampingi anak-anaknya dalam kegiatan ini.

Paulina juga menjelaskan dalam manasik haji cilik ini, IGABA melaksanakannya dengan baik dan benar yang sesuai dengan tata cara syariat serta rukun haji.

“Kita melaksanakannya tidak hanya dengan baik, tetapi juga benar. Misalkan tawaf 7 kali, anak-anak akan melakukan 7 kali, kegiatan lontar jumrah, wukuf di Arafah dan kegiatan lainnya benar-benar dilaksanakan anak-anak dengan baik dan benar dan tidak asal-asalan. Karena jika melakukannya tidak benar akan berdosa para pembimbingnya yang dalam hal ini guru-gurunya,” jelas ibu yang tetap semangat dan aktif di berbagai bidang walaupun sudah lanjut usia.

Lanjutnya, dan karena kegiatan manasik ini adalah pengenalan ibadah kepada anak-anak sejak usia dini, apalagi pelaksanaan Haji ini merupakan rukun islam yang kelima, jadi kami akan melaksanakannya dengan serius, baik dan benar. Selain itu pelaksanaan manasik haji IGABA selalu dilaksanakan di tempat yang tertutup, agar membuat anak-anak nyaman dan tidak panas.

Sri Sukamsih dan Paulina berharap, kegiatan manasik haji ini nantinya benar-benar memberikan pengalaman yang berharga untuk anak-anak. Dan nantinya mereka bisa memiliki keinginan untuk naik haji dan benar-benar melaksanakan haji dewasa nanti. Karena mereka sudah terlatih sejak usia dini.

“Selain itu anak-anak ini menjadi anak yang santun dan patuh kepada kedua orang tua, cerdas dan berakhlak mulia serta menjadi anak yang soleh dan solehah,” harapnya. (*)

Rekomendasi Berita