oleh

Bakal Adakan Lomba Lukis Dinding di Sekolah

Siswa SMA Mafaza Juara 2 Melukis Dinding

Utusan SMA Mafaza Lubuklinggau berhasil meraih Juara 2 Lomba Lukis Dinding pada Hari Ulang Tahun (HUT) Linggau Pos ke-17.

Laporan Qori Musdalifah, Kalianda

KEPALA SMP-SMA Mafaza Lubuklinggau, Yenti Anggraini mengaku sangat senang dengan prestasi yang dicapai siswa-siswinya. Bahkan tropi juara yang mereka terima pada puncak HUT Linggau Pos ke-17, Minggu (4/2), masih berdiri tegak di meja kepala sekolah.

“Alhamdulillah ini penghargaan pertama dalam ajang lukis dinding yang berhasil diraih siswa-siswi kami. Tentunya kaget dan bangga sekali kami bisa menjadi terbaik kedua dalam event ini. Karena pada event ini persaingan sangat ketat, 31 tim yang turut serta menghasilkan lukisan dinding yang bagus-bagus,”ungkapnya.

Yenti juga menjelaskan, karena mengikuti lomba lukis dinding ini perdana, jadi dirinya bersama guru pembimbing benar-benar mempersiapkan siswa yang terbaik untuk mengikuti lomba ini.

“Awalnya kita memilih siswa-siswi dengan melihat hasil tugas lukis seni dan budaya mereka di kelas. Dari beberapa yang terbaik, akhirnya terpilihlah empat terbaik yakni Randes dari kelas XI IPS, Ilham Nopriadi dari kelas XII IPS, Dino Saputra dari kelas X dan Muhanif dari kelas X yang menjadi Tim SMA Mafaza dalam pertandingan Lukis Dinding HUT Linggau Pos ke-17 ini,”jelasnya.

Kemudian, kata Yenti, mereka berempat dibimbing, dengan meminta mereka untuk mencurahkan ide masing-masing dalam sebuah sketsa gambar, di mana keempat sketsa tersebut kemudian disatukan dan akhirnya menjadi sketsa dengan lukisan yang sukses dilukis di dinding Graha Pena Linggau.

“Dalam menentukan warna pun mereka diskusikan bersama dengan mencoba memberi warna menggunakan crayon di sketsa, tapi tetap dengan bimbingan guru pembimbing. Baru setelah itu kita siapkan warna-warna yang diperlukan dalam kompetisi tersebut. Dan syukur Alhamdulillah mereka berhasil mencurahkan ide mereka di dinding dengan baik dan berhasil meraih posisi terbaik kedua,” tutur Yenti.

Dan untuk mengapresiasi siswa-siswinya tersebut, Yenti beserta guru Mafaza mengajak siswa-siswi tersebut jalan-jalan mengunjungi salah satu tempat wisata di Kabupaten Musi Rawas.

“Dan dalam waktu dekat ini rencananya kita juga akan mengadakan Lomba Lukis Dinding Antar Kelas. Agar dinding pagar Pondok Pesantren (Ponpes) Mafaza juga dapat diisi dengan hasil karya anak-anak yang inovatif dan kreatif,” ujarnya.

Yenti juga mengucapkan terima kasih kepada pihak Linggau Pos yang telah menyelenggarakan kegiatan ini, Pimpinan Ponpes Mafaza Lubuklinggau, KH Ferry Irawan, guru pembimbing Neni Dwi Putri, semua guru dan staf serta para siswa-siswi yang turut mendukung dan mendoakan keberhasilan ini.

“Saya berharap semoga kedepannya Linggau Pos dapat terus menyelenggarakan kompetisi edukatif seperti ini lebih baik lagi. Guna meningkatkan kreativitas dan mengasah minat dan bakat para pelajar,” katanya.

Sementara itu, Dino Saputra Santri Kelas X SMA Mafaza yang turut berkontribusi dalam keberhasilan ini juga mengucapkan terima kasih kepada Pesantren Mafaza, kepala sekolah dan dewan guru yang terus mendukung dalam kompetisi ini.

“Alhamdulillah, kami berempat sangat senang, gembira dan sungguh tidak menyangka bisa menjadi Juara 2, karena saingan hebat-hebat dan berpengalaman mengikuti kompetisi seperti ini. Sedangkan kita yang perdana mengikuti lomba melukis dinding ini,” ucap Dino yang berasal dari Sumatera Barat dan hobi melukis sejak duduk di bangku SD ini.

Ia berharap, kompetisi seperti ini dapat terus diadakan. (*)

Komentar

Rekomendasi Berita