oleh

Bacaleg Tak Serius, Langsung Gugur

LINGGAU POS ONLINE, KAYU ARA – Mulai 4 -17 Juli 2018 Partai Politik (Parpol) mengajukan daftar calonnya mulai DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD kota/kabupaten, ke KPU.

Tahapan ini, kata Ketua KPU Kota Lubuklinggau, Efriadi Suhendri sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 7 Tahun 2018 tentang Pemilihan Umum, dan Peraturan KPU Nomor 5 Tahun 2018 tentang Tahapan.

“Untuk pendaftaran sebagai calon anggota DPRD Kota Lubuklinggau, yang bersangkutan juga melampirkan syarat yang sudah ditetapkan, seperti KTP Elektronik (KTP-El), surat keterangan sehat jasmani dari rumah sakit, bebas narkoba dari BNN, fotokopi kartu anggota Parpol, beserta beberapa syarat lainnya,” jelas Ketua KPU.

Selanjutnya, KPU akan melakukan verifikasi pada 5 Juli-18 Juli mengenai persyaratan yang sudah diserahkan tersebut, dan hasilnya akan disampaikan rentang waktu 19 -21 Juli 2018.

Bila ada syarat yang kurang dapat melakukan perbaikan dalam rentang waktu 22 Juli-31 Juli 2018. Kemudian, KPU Kota Lubuklinggau kembali melakukan verifikasi terhadap berkas yang sudah diperbaiki tersebut 1 -7 Agustus. Pada 8-12 Agustus 2018, akan dilakukan penyusunan Daftar Calon Sementara (DCS), untuk DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kota Lubuklinggau, yang akan diumumkan kepada masyarakat, 12 -14 Agustus 2018.

Setelah diumumkan, imbuh Eef, ada kesempatan masyarakat untuk menanggapi DCS yang sudah ditetapkan dalam rentang waktu 12-21 Agustus 2018. Bila ada tanggapan, maka KPU akan meminta klarifikasi ke Parpol atas tanggapan masyarakat tersebut, beserta masyarakat. Setelah itu hasilnya akan disampaikan ke Parpol.

Bila ditemukan ada yang tidak memenuhi syarat, dapat melakukan perbaikan pada 1-3 September. Dan Parpol dapat mengajukan pergantian pada 4 -10 September, dan itu akan langsung diverifikasi pada 11 -13 September.

** Golkar Target Raih 8 Kursi

Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Lubuklinggau, Yani Rizal mengatakan kalau Partai Golkar sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi Pileg 2018.

Bahkan, sudah menyiapkan kader-kader potensial untuk ditempatkan di empat Daerah Pemilihan (dapil) yang ada di wilayah Kota Lubuklinggau, dengan target mendapatkan 8 kursi di Pileg 2019 mendatang.

Menurut Yani Rizal, Partai Golkar tinggal mendaftarkan lagi para Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) yang sudah direkap, berikut dengan persyaratan yang ditentukan.

Bahkan, pihaknya mengimbau kepada seluruh pengurus dan kader Partai Golkar Kota Lubuklinggau untuk melakukan sosialisasi yang berkesinambungan, tidak bereuforia kemenangan pasangan calon Walikota-Wakil Walikota nomor urut 2, H SN Prana Putra Sohe-H Sulaiman Kohar (NanSuko). Sebab kemenangan tersebut bukan milik Partai Golkar saja, tapi milik Parpol pengusung lainnya juga.

“Terus semangat dan bergerak, untuk kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Sementara Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Lubuklinggau, Taufik Siswanto menegaskan untuk persiapan pemenangan Pileg 2019, pihaknya sudah membuka penjaringan Bacaleg.

Untuk penjaringan Bacaleg kali ini diakui Taufik lebih diperketat, karena baik DPP, DPD maupun DPC menginginkan Bacaleg yang siap tempur. Bacaleg yang bisa mengantarkan Partai Demokrat menjadi partai pemenang.

Untuk itu setelah tahap penjaringan, akan ada tahap verifikasi oleh pengurus DPD untuk di cek persyaratannya. Lalu mereka akan dipanggil untuk dilakukan tes wawancara, mengenai kesiapan mereka.

Terakhir, setiap Bacaleg diminta menandatangani fakta integritas yang menyatakan siap untuk dicalonkan maupun tidak dicalonkan ketika tidak memenuhi persyaratan.

“Sesuai target kita untuk merebut dua kursi di masing-masing Dapil, wajar kalau sistem penjaringan Bacaleg lebih diperketat. Ya bersama-sama, mari menangkan Partai Demokrat,” tegasnya.

*** Suyitno: Bacaleg Harus ‘Layak Jual’

Begitu juga dengan pengurus DPC PDI-Perjuangan Kota Lubuklinggau. Ketua DPC PDI-Perjuangan Kota Lubuklinggau, Suyitno menegaskan, optimis bisa memenangkan Pileg 2019. Minimal mempertahankan, apa yang sudah mereka dapat di Pileg 2014 lalu.

Apalagi dalam penjaringan Bacaleg, diakui wakil Ketua II DPRD Kota Lubuklinggau ini pihaknya cukup ketat. Bacaleg memang harus ‘layak jual’. Meskipun diakui Suyitno semua berkas yang masuk akan mereka serahkan ke pengurus DPD, untuk dijaring kembali, dan diikuti dalam pengaderan.

“Nanti kelihatan, siapa yang serius mereka akan mengikuti proses pengaderan. Yang tidak serius, ya tidak akan mengikuti. Dan otomatis, Bacaleg tersebut akan dianggap gugur,” tegasnya.

Ia mengungkapkan hasil Pilkada tidak akan berdampak terhadap hasil Pileg nanti. Karena Pileg diakuinya berdasarkan personil Bacaleg yang mereka ‘jual’.

“Untuk itu kita terus mengimbau kepada Bacaleg teruskan sosialisasi mereka yang sudah dilakukan saat Pilkada, terus turun ke bawah. Apalagi pasca Pilkada saya yakin masing-masing Bacaleg sudah ada pemetaan, dan mengetahui basis mereka. Dengan begitu kita optimis bisa merebut kursi pimpinan DPRD, minimal mempertahankan yang ada, yakni empat kursi,” ungkapnya.

Sama halnya yang ditegaskan oleh Ketua DPC PKB Kota Lubuklinggau, Raden Syalendra. Ia pun optimis hasil Pilkada kemarin, khususnya di Lubuklinggau berdampak positif untuk pemenangan Pileg 2019. Pihaknya optimis, mampu merebut kursi, minimal satu kursi satu Dapil.

“Dalam waktu dekat kita segera buka penjaringan. Nanti kepada setiap Bacaleg kita imbau untuk pasang niat yang tulus, dan berikan yang terbaik untuk masyarakat,” imbaunya. (13/01)

Rekomendasi Berita