oleh

Babak Belur Dipukuli Oknum Karyawan Koperasi

LINGGAU POS ONLINE, TRIWIKATON – Gara-gara tidak mau memberitahu keberadaan ayuk (kakak, red), membuat Deden Nuryan (18) babak belur dianiaya. Tersangka penganiaya dua orang, Harry (24) dan Frendi (18), yang akhirnya berhasil diringkus polisi pasca kejadian.

Diduga tersangka merupakan oknum pegawai koperasi di Kota Lubuklinggau yang akan menagih hutang ayuk Deden, tapi tidak bertemu. Kasus penganiayaan ini terjadi Rabu (17/1) sekitar pukul 17.00 WIB di kediaman korban Dusun 1 Desa Triwikaton, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas.

Akibat dikeroyok dua orang itu membuat Deden, sapaannya mengalami luka memar atau benjol pada kepala atas kiri, luka gores pada perut kiri, luka memar pada kaki sebelah kiri, luka memar pada punggung tangan kiri, luka gores pada jari kelingking kiri dan selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas untuk dilakukan pengobatan dan perawatan.

Bagaimana kronologis peristiwa yang menghebohkan warga itu? Informasi dihimpun Linggau Pos, saat itu tersangka Harry dan Frendi mengendarai motor tiba-tiba datang ke rumah korban Deden. Mereka berniat menagih tagihan nasabah pinjaman koperasi RMJ, yaitu kakak (Ayuk) korban bernama Dewi.

“Saat itu ayuk kandung korban, Dewi sedang tidak berada di rumah. Dewi diketahui sedang pergi ke Curup ke tempat suaminya. Lalu para tersangka terus bertanya seperti memaksa kepada korban agar memberitahu keberadaan ayuk kandungnya,” jelas Kapolres Musi Rawas, AKBP Bayu Dewantoro melalui Kapolsek Tugumulyo, AKP Dedi Purma Jaya, Sabtu (27/1).

Kapolsek meneruskan karena para tersangka tidak percaya atas penjelasan korban, saat itulah tersangka Harry marah-marah kepada korban. Lalu korban langsung seperti akan mengajaknya berkelahi, melihat hal tersebut tersangka yang bertanya langsung menerjang atau menendang korban hingga mengenai perut bagian kiri.

“Lalu korban dan tersangka berkelahi saling pukul memukul. Melihat hal itu, tersangka Frendi berusaha memisahkan mereka,” jelas Kapolsek.

Tapi, tersangka Frendi saat itu terkena pukulan di bagian kepalanya oleh tangan korban. Sehingga Frendi saat itu kesal langsung mengambil helm dari motor temannya berada di lantai teras rumah. Dan langsung memukul kepala korban hingga mengenai tubuh bagian samping kiri.

“Kemudian banyak warga dan tetangga sekitar datang ke tempat kejadian memisahkan mereka. Warga pun minta dua tersangka agar pergi dari tempat kejadian,” terang Kapolsek.

Selanjutnya korban dan keluarganya datang melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tugumulyo. Mereka menuntut tersangka diproses dengan hukum yang berlaku.

“Setelah melakukan penyelidikan terhadap keberadaan tersangka lalu mendapat informasi, para tersangka akan melakukan tagihan nasabah Koperasi RMJ di wilayah Desa Triwikaton Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musi Rawas, maka kami mencarinya,” ungkap Kapolsek.

Dua tersangka ini melanggar rumusan Pasal 170 KUH Pidana atau Pasal 76C Jo Pasal 80 Undang-Undang (UU) RI No. 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang RI No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. (20)

Komentar

Rekomendasi Berita