oleh

Babak Baru Vanessa Angel, Ribut dengan Jane Shalimar Hingga Jatuh Sakit

JAKARTA – Pemberitaan aktris Vanessa Angel masih hangat di pemberitaan banyak media. Babak baru kasus prostitusi yang menjerat bintang FTV itu dimulai, yaitu kuasa hukumnya Muhammad Zakir Rasyidin yang mengundurkan diri, Jane Shalimar sebagai sahabat diminta tidak membuat statemen lagi hingga Vanessa jatuh sakit.

Saat dikonfirmasi, Zakir membenarkan ihwal mundurnya dia sebagai kuasa hukum Vanessa. Bukan tanpa alasan. Zakir mengungkapkan alasan ia mundur lantaran ia merasa ada hal yang bertentangan dengan fakta yang ada.

“Iya benar (mundur). Semestinya kita membantu polisi membuka fakta, agar Jaringan prostitusi ini bisa dibuka. Bukan membenturkan lawyer dengan polisi, hanya karena ingin ada pembenaran bukan kebenaran, dan insiden ini tentu bertentangan dengan nurani,” tambahnya.

Surat pencabutan kuasa hukum dibuat oleh pihak Vanessa terhadap Zakir beredar di media sosial. Pihak Vanessa juga mengatakan bahwa Jane Shalimar hanya sebagai sahabat, dan tidak memiliki hak untuk menyampaikan pendapatnya dalam kasus tersebut.

Selain itu, Zakir dan Jane disebut tak memiliki persetujuan dari Vanessa saat menggelar konferensi pers Senin malam (7/1) di Kalibata City, Jakarta Selatan.

Dalam konferensi pers tersebut, Jane dan Zakir membantah berbagai berita simpang siur mengenai Vanessa. Bahkan, Jane dan Zakir mengatakan adanya dugaan Vanessa dijebak oleh salah satu aktris. Pada konferensi pers tersebut tidak dihadiri Vanessa yang diketahui sudah mendarat di Bandara Halim Perdana Kusuma Senin petang sebelum konferensi pers dilakukan.

Tampaknya, pernyataan Jane dan Zakir saat menggelar jumpa pers tersebut belum mendapatkan izin dari pihak Vanessa. Dikutip dari akun gosip Lambe Turah, sebuah postingan tangkapan layar berupa pesan berisikan klarifikasi dari manajer Vanessa Angel.

“Klarifikasi Manager Vanesa Angel atas pemberitaan dimedia yg dilakukan oleh pihak terkait tetapi tanpa konfirmasi persetujuan dr vanesa angel,” tulisnya manajer.

Poin pertama menyatakan bahwa Jane Shalimar hanya sebatas sahabat dan tidak punya hak untuk mengeluarkan pendapat terkait kasus mantan kekasih Didi Mahardhika ini.

“Sdri Jane S hanya sebatas sahabat saja dan tdk mempunyai hak utk mengeluarkan pendapat hukum mengenai kasus yg tengah vanesa angel hadapin,” tulisnya.

Poin kedua bahwa Zakir sebagai kuasa hukum melakukan konferensi pers tanpa persetujuan Vanessa. Di sana ditegaskan bahwa status sebagai kuasa hukum Vanessa telah dicabut.

“Kuasa hukum moh zakhir rasyidin benar kuasa hukum vanesa akan tetapi tindakan kuasa hukum dgn melakukan confres tanpa melakukan konfirmasi atau persetujuan vanesa angel. Kami memohon maaf dan sudah mencabut kuasa tsb,” katanya.

Dan poin ketiga, Vanessa dan keluarga besar mengungkapkan rasa terima kasih kepada Jane Shalimar yang sudah membantu dan men-support di kala Vanessa terjerat kasus prostitusi di Surabaya.

“Vanesaa dan keluarga besar juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Jane Shalimar yg sudah sangat membantu Vanessa, sdh ada utk Vanessa dan selalu support Vanessa . Tidak akan melupakan itu ???,” lanjutnya.

Unggahan tersebut menuai komentar beragam dari warganet. Banyak netizen yang menyesalkan tindakan Vanessa terhadap sahabatnya Jane yang sudah berusaha membantunya, namun ada juga yang membenarkan tindakan Vanessa.

“KI menurut saya sihh kl sahabat baik…bener dia dtg ke sby dampingi sampe kelar udah cukup…gak usah conpers sana sini wawancara sana sini…secara gak langsung dia bikin sahabatnya di blow up media habis2an dan makin di bully…bukannya si VA gak tau terima kasih..,” tulis akun @tsurayahmad di kolom komentar.

“Kalo menurut gua sih kalo emang dia ngaku sahabat baik nya ….bener dia dateng kee sebagai suport sahabat nya sampe sahabat nya bangkit Iagi udah cukup .ga usah conpers sana sini wawancara sana sini .secara ga langsung si dia bikin sahabat nya di blow up sama media abis”an dan makin di bully sana sini di media . bukan nya si VA ga tau terima kasih,” ujar @indahalfatihflrdaus.

Bahkan ada netizen yang beranggapan bahwa Jane Shalimar mengambil kesempatan untuk tenar di balik peristiwa yang menimpa sahabatnya, Vanessa. “Ya sprti itula manusia numpang tenar.. pdhl ga ngaruh sm in bhkan viral pun kaga,” tulis @balqisnatasiaa.

“Niatnya baik mba jane, cuma jadinya salah. Mba Vanessa kan sudah mengakui semuanya pas di periksa polisi, bahkan dia sebut sendiri nominalnya brp, polisi punya semua bukti yg akurat dan bisa dipertanggung jawabkan.

Kalau skrg tiba2 ente sm pengacaranya bilang kalau Vanessa dijebak dll ya jd malah panjang dong urusannya ….. bisa dipanggil lg sm polisi. Siapasih yg mau berusan panjang sm hukum? Udah bagus mba Vanessa mengakui kesalahannya, ketimbang cari2 alesan memutar balikan fakta. Udahlah kalau mau bantu, ya bantu dalam segi yg lain kan masih banyak,” ujar akun @syaflrantasha.

Namun tak sedikit netizen yang membela Jane. Seperti akun @princessku16, “nah Io..trus gimana dong..kan pengacaranya udah belain. dan jane meski sahabat jg udh berusaha membantu…hmm kdg membantu malah serba salah,” tulisnya.

“Aduh gw gatel bgt pgn coment! Ya ampun , apapun itu terlepas dr @janeshalimar_1 emg niat mo cr panggung or pansos ! Gada yg tau, cm Allah yg tau niat nya . Tp Gila sih , org udah sebaik itu , nolongin .. Isg action Ioh , smpe bwain lawyer dan jemput Isg drjkt ke surabaya .

Hrsnya @vanessaangelofflcial trimakasih sm jane , krn dimana tmn2nya or shbtnya yg Iain? Managernya? Apa managernya Isg action urusin? Bahkan keluarganya aja gak ke surabaya kan? Malah jane yg Isg turun jmpt dia bw lawyer.

Hrsnya makasih dan brsyukur, pny tmn or sahabat itu yg ada saat kita sdg tertimpa musibah. Soal confress kynya jane jg malah di pihak vanesa kok. Tidak memojokan bahkan terlihat ngebela bgt.

Bersyukur deh, ga semua tmn or yg bahkan kita anggap sahabat itu bisa atau bahkan mau ada saat kita tertimpa musibah .

Stidaknya apa yg jane Iakuin itu bnr2 baik bgt , malah di bully. Sintinggggg. Ga ngerti lg gw,” kata @ajeeswastika.

Manajer Vanessa Angel, Lydia saat dikonfirmasi terkait pencabutan kuasa terhadap Zakir, membenarkan. Meskipun tidak menjelaskan secara detail alasan pencabutan kuasa tersebut namun dari pernyataan Lydia, jelas bahwa ada ketidaksepahaman antara pihak Vanessa dan Zakir.

“Iya benar (kuasa dicabut) karena begini mba, itu pasti ada sebab kan ada akibat ada sebab dong, nah saya cuma pengen saya dan yang berdiri di belakang Vanessa pengen semua ini berjalan dan tenang gak ada keributan,” kata Lydia saat dihubungi Fajar Indonesia Network, Rabu (9/1).

Menurut Lydia, pihak Vanessa tidak ingin menimbulkan masalah baru. “Karena Vanessa tidak mau menambah masalah baru. Masalah ini aja belum kelar gitu lho itu aja sih sebenarnya,” ungkapnya.

Setelah Zakir mundur sebagai kuasa hukum Vanessa, Selasa (8/1), Vanessa sudah menggandeng pengacara baru yakni Milano dan Aga Khan. Saat ditanya lebih lanjut apakah ada pertentangan antara Zakir dan Vanessa? Lydia mengaku bukan kapasitasnya menjelaskan hal itu.

“Bang milano sama bang Aga Khan beliau berdua yang berhak menjawabnya gitu lho. Pengacara barunya,” kata Lydia. Dilanjutkan Lydia bahwa saat ini Vanessa sedang sakit dan beristirahat di rumahnya.

Setelah digelandang ke Mapolda Jawa Timur, Vanessa tak pelak menjadi bully-an para nitizen. Ada banyak meme Vanessa yang beredar di media sosial. Bahkan foto bugil Vanessa pun tersebar luas.

Terlepas Vanessa Angel benar atau salah, namun banyak netizen yang melihat permasalahan Vanessa dari sudut pandang yang berbeda. Di saat kebanyakan penghuni dunia maya mencibir dan menghujat perempuan 27 tahun ini. Tak sedikit netizen bersimpati meskipun tidak membenarkan tindakan asusila aktris FTV tersebut.

Salah seorang tetangga mendiang ibu Vanessa di Kendal Jawa Tengah, Hermas Prabowo menceritakan kisah pilu Vanessa yang ditinggal Sang Ibu saat ia masih bayi.

“Ibunya VA sekampung sama saya. Saya kenal baik dengan keluarga ibunya. Ibunya meninggal ngga lama setelah melahirkan VA. Andai dia bisa merasakan hangatnya kasih sayang dan pelukan ibunya, mungkin perjalanan hidupnya akan berbeda. Tapi itulah garis kehidupan, ngga ada yang tahu,” kata Hermas melalui akun media sosialnya.

Mengetahui hal itu tidak sedikit nitizen agak bersimpati seperti Rechdian Widha. “saya baru tahu kalau jalan hidup VA seperti itu. Dan saya jadi kasian sama VA nya,” ujar Rechdian.

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa Vanessa Angel gerebek di sebuah kamar hotel di Surabaya Sabtu (5/1). Menurut pernyataan polisi, Vanessa digerebek saat sedang berhubungan badan dengan seorang pengusaha tambang bernama Rian.

Senin (7/1) lalu Kasubdit V Siber Polda Jatim, Harissandi mengungkap identitas pengusaha tersebut yang sampai hari ini masih membuat penasaran publik. Harissandi menjelaskan jika R (45) masih berstatus bujang. “Dia masih bujang,” ujar Harissandi.

Diketahui, R rupanya sering bolak balik Surabaya-Jakarta. Akan tetapi, hingga saat ini belum jelas pria berinisial R tersebut berdomisili asli di mana. “Kadang di luar negeri. Kalau KTP-nya Jakarta Pusat,” tambah Harissandi.

R juga baru sekali ini menyewa jasa kepada muncikari E (37) untuk kencani artis. R kemudian menghubungi muncikari E agar diatur rencana biar dirinya bisa kencan dengan Vanessa Angel. R memilih kencan dengan Vanessa Angel lantaran ia termasuk fans berat walaupun harus rogoh kocek sedalam Rp80 juta.

Pemeriksaan polisi kepada R mengungkap fakta-fakta lain mengenainya. Polisi memastikan pelanggan prostitusi artis itu orang-orang kelas atas. “Ya itu pria yang bersama artis orang pengusaha di Surabaya,” bebernya.

Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea menjelaskan alasan artis yang terlibat dalam prostitusi online tidak ditahan maupun ditetapkan menjadi tersangka. Hal ini ia paparkan melalui akun Instagram-nya,@hotmanparisofficial, pada Selasa (8/1). Hotman mengatakan jika hal itu bergantung pada Undang-Undang yang ada di Indonesia.

“Jawabannya adalah karena memang sampai hari ini di dalam Undang-Undang yang ada di Indonesia, tidak ada pasal yang menyatakan tindakan seperti itu merupakan tindakan pidana,” ujar Hotman yang sedang berada di meja kerjanya.

Hotman pun juga memaparkan Undang-Undang No 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang.

“Bahkan di dalam Undang-Undang nomor 21 Tahun 2007 pemberantasan tindak pidana perdagangan orang salah satu unsurnya harus si korban tersebut atau si wanita artis tersebut harus tereksploitasi, artinya terpaksa tereksploitasi,” paparnya.

Namun, dalam kasus yang sedang ramai diperbincangkan, Hotman mengatakan jika tidak ada unsur eksploitasi. “Kalau ini kan dia kan tidak tereksploitasi, malah enak-enak, dapat keuntungan,” ujarnya.

Bahkan, menurut Hotman, pasal tersebut juga akan susah diterapkan kepada mucikari. Ia juga mengatakan bisa saja muncikari akan bebas dari kasus tersebut.

“Jadi si muncikari pun kalau mendapat pengacara yang benar bisa bebas lho,” ujar Hotman.

Hal itu lantaran ia melihat kasus ini tidak karena pemaksaan, namun karena suka sama suka.

“Pasal 1 atau 2 Undang-Undang Tindak Pidana Perdangangan Orang, ini hanya dalam rangka apabila melakukan seolah-olah disekap untuk dieksploitasi. Kalau ini kan enggak, transaksi murni bisnis, suka sama suka. Itu susahnya,” ujar Hotman.

Sehingga, menurut pengacara asal Medan ini, Undang-Undang tersebut akan susah diterapkan untuk muncikari maupun artisnya.

“Jadi kalau secara teori hukum agak berat untuk menerapkan Undang-Undang ini baik terhadap mucikari, maupun terhadap si wanita artisnya. Salam Hotman Paris,” pungkas dia.(dim/din/fin)

Rekomendasi Berita