oleh

Ayah Tiri Cabul Mulai Diadili

LUBUKLINGGAU – Mohamad Syahroni (40) warga Kecamatan Megang Sakti Kabupaten Musi Rawas (Mura) mulai disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Lubuklinggau, Senin (14/1).

Ia duduk di kursi pesakitan karena melakukan tindakan pencabulan terhadap anak tirinya, Bunga (8) bukan nama sebenarnya.

Sidang digelar secara tertutup di ruang sidang Cakra dipimpin Hakim Alimin Ribut Sujono SH,MH didampingi Hakim Anggota Indra Lesmana SH dan Syahreza Papelma SH,MH.

Sidang perdana ini, agendanya mendengarkan surat dakwaan Jaksa penuntut Umum (JPU) Rahmawati SH, sekaligus mendengarkan keterangan saksi yang dihadirkan JPU.

Menurut JPU, saksi yang dihadirkan yakni, korban bunga, ibu korban dan Kepala Desa setempat. Perbuatan terdakwa ini, Selasa, 17 Juli 2018, sekitar pukul 16.30 WIB, ketika LM (Ibu korban) sedang tidak berada di rumah. Sedangkan korban sedang bermain dengan adiknya di rumah tetangga.

Kemudian, korban pulang ke rumah untuk sekedar minum, dan melihat terdakwa sedang menonton TV di ruang tengah rumah. Lalu terdakwa berkata ”The (kakak), mau ke mana lagi”. Kemudian dijawab korban ”mau main”. Lalu terdakwa berkata lagi ”Gak usah, sini aja”. Kemudian korban kembali menjawab ”Gak mau, aku mau main”.

Mendengar jawaban korban, terdakwa langsung berdiri dan menarik korban untuk masuk ke kamar. Saat di kamar terdakwa mendorong badan korban hingga berbaring di ranjang. Kemudian diikut terdakwa, dan kejadian pencabulan tersebut tidak terhindarkan.

Namun, saat asyik mencabuli korban, ibu korban (LM) pulang. Kemudian terdakwa beralasan bahwa ia sedang mengobati korban yang tengah kerasukan Jin.

Kemudian keduanya cekcok, Selanjutnya oleh ibu korban, terdakwa diusir dari rumah.

Oleh JPU, terdakwa ini diancam melanggar Pasal 81 ayat (1) (3) Undang-Undang (UU) No.17 Tahun 2016 tentang perubahan UU No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, Jo Pasal 76 D UU No 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Atau Pasal 82 ayat (1) (2) UU No.17 Tahun 2016 tentang perubahan UU No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 76 E UU No.35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 20 tahun penjara.(awj)

Rekomendasi Berita