oleh

Ayah Satu Anak Diduga Perkosa ABG

LINGGAU POS ONLINE, NIBUNG – Kasus pemerkosaan terjadi di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Berdalih khilaf, warga Desa Sukamulya, Kecamatan Nibung, Kabupaten Muratara berinisial TN (30) memerkosa Anak Baru Gede (ABG) masih berstatus siswi kelas XII SMA Negeri Nibung. Korbannya sebut saja Nirmala berusia 17 tahun, sekitar pukul 08.15 WIB, Minggu (4/3).

Perbuatan bejat tersangka TN sungguh terlalu, karena korban ternyata masih bertetangga dengan dirinya. Kejadian itu membuat korban mengalami trauma. Takut bertemu dengan laki-laki, kecuali anggota keluarganya.

Pasca kejadian, tersangka TN yang sudah menikah, dan mempunyai seorang anak itu diringkus anggota Polsek Nibung di rumahnya. Tanpa melakukan perlawanan sekitar pukul 22.00 WIB, Rabu (18/4).

Bagaimana kronologi perbuatan bejat TN tersebut? Informasi dihimpun, TN sehari-hari bekerja tani karet memerkosa Nirmala saat hendak pergi ke kebun karet. Korban saat itu ingin membantu orang tuanya mengambil getah karet.

Kemudian Nirmala pergi ke kebun berjalan kaki. Saat dalam perjalanan, Nirmala bertemu dengan TN, tanpa ada pembicaraan dan alasan TN langsung menarik tangan Nirmala. Walaupun Nirmala berontak dan melepaskan pegangan tangan TN dan terlepas mencoba berlari menyelamatkan diri, tapi TN mengejar Nirmala, hingga berhasil dikejar TN.

Berhasil menangkap Nirmala, TN langsung menarik tangan Nirmala dan memaksanya masuk ke dalam hutan yang tidak jauh dari kebun karet milik warga. Di dalam hutan, TN mendorong Nirmala hingga terjatuh dengan posisi terduduk.

Lalu TN melakukan perbuatan bejatnya kepada Nirmala secara paksa. Setelah melampiaskan aksi bejatnya, TN langsung pergi meninggalkan Nirmala di lokasi. Dengan keadaan korban tanpa busana.

Setelah kejadian itu, orang tua Nirmala berinisial JL (40) sekitar pukul 22.45 WIB, Rabu (18/4) melaporkan kejadian dialami anaknya. Kalau anaknya telah menjadi korban pemerkosaan dilakukan TN ke Mapolsek Nibung. Orang tua korban berharap tersangka diringkus, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolres Musi Rawas, AKBP Bayu Dewantoro melalui Kapolsek Nibung, Iptu Amirudin saat dikonfirmasi membenarkan adanya kasus pemerkosaan sesuai dengan laporan polisi LP/28/IV/2018/Sumsel/Mura/Sek Nibung.Tgl 18 April 2018.

“Maka dari laporan ayah korban yang masuk, kami bergerak meringkus tersangka,” kata Amirudin, Jumat (20/4).

Amirudin menjelaskan, setelah menerima laporan dari orang tua korban, kami langsung melakukan penyelidikan dan pengintaian keberadaan tersangka. Setelah diketahui di mana tersangka dari warga, anggota langsung meluncur menuju keberadaan tersangka.

Saat tiba di lokasi, dipastikan tersangka berada di sana, polisi langsung melakukan penggerebekan dan meringkus tersangka hingga digelandang ke Mapolsek tanpa melawan.

“Tersangka sedang tertidur kami tangkap. Sehingga dengan mudah kami ringkus. Tersangka melanggar pasal 81 ayat 1 Undang-Undang (UU) RI No. 35 Tahun 2014 perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman minimal 5 tahun penjara dan maksimal 15 tahun dan denda Rp 5 miliar,” jelas kapolsek.(03)

Rekomendasi Berita