oleh

Ayah Di Manakah Engkau Berada?

Ini kisahku. Sebut saja namaku AS (15). Saat ini aku duduk di kelas 3 salah satu SMP di Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas.

Sejak aku lahir aku hidup bersama dengan ibuku dan keluarga besar ibuku, tanpa adanya sosok ayah. Ataupun keluarga besar dari ayahku. Ayah di manakah engkau berada? Aku rindu padamu.

Terkadang, aku melihat anak sebayaku bercerita tentang ayah mereka. Tidak jarang mereka berkumpul bersama baik di rumah.

Selain itu aku juga sering melihat dijalan dan tempat berkreasi seperti di Danau Aur ataupun Bukit Cogong bersama dengan ayah dan ibu mereka yang masih lengkap.

Sedangkan aku hanya ada ibu tanpa ada ayah, membuat aku sedih namun bagaimana lagi itulah kenyataan hidup yang harus aku terima.

Saat sedang santai berada di rumah sering aku bertanya kepada ibuku dimana ayah kandungku berada apakah dia masih hidup atau sudah meninggal.

Tetapi ibuku tidak pernah memberikan jawaban hanya diam. Selain itu aku juga sering bertanya kepada nenek, kakek ataupun paman dan bibik namun jawaban yang sama yang aku terima.

Jujur aku kadang-kadang sedih dan iri dengan teman-teman sebayaku saat mereka membicarakan ayah mereka di hadapanku. Sedangkan aku hanya diam sebab sejak lahir sampai sekarang tidak mengetahui di mana keberadaan ayahku.

Saat ini aku hanya berharap kiranya suatu saat aku dipertemukan dengan ayah kandungku, walaupun hanya sebentar. Setidaknya aku bisa mengetahui bahwa aku mempunyai ayah bukan dilahirkan hanya dari ibuku melainkan ada aliran darah dari ayahku.(16)

Komentar

Rekomendasi Berita