oleh

Ayah dan Anak Diduga Pembunuhan Hendra

Diancam Hukuman Mati

LINGGAU POS ONLINE, MUSI RAWAS – Ayah dan anak, yakni SM (56) dan EE (26) diringkus Satreskrim Polres Musi Rawas (Mura). Kedua warga Desa Ketapat Bening, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara, diringkus pukul 11.00 WIB Senin (25/6), karena disangka membunuh almarhum Hendra (19), terjadi Senin(18/6).

Korban Hendra (19) warga Desa Pauh, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara pada pukul 12.00 WIB Rabu (20/6), ditemukan warga di pinggir sungai kawasan perkebunan karet, yang jaraknya lebih kurang 150 meter dari kantor PT SAP Desa Ketapat Bening, Kecamatan Rawas Ilir. Karyawan PT SAP itu ditemukan dengan luka tusuk pada leher, tangan kanan, perut dan luka bacok pada bagian belakang.

Diduga korban dianiaya dengan menggunakan Senjata Tajam (Sajam), jenis pisau dan parang. Kondisi tubuh Hendra saat ditemukan sudah membusuk karena korban sudah meninggal sudah dua hari, dengan kondisi kepala sudah rusak akibat dimakan binatang, dipenuhi lumpur dengan posisi telentang. Saat itu korban memakai baju kemeja lengan panjang, dan celana jeans panjang.

Setelah pihak kepolisian melakukan pemeriksaan pengembangan terhadap beberapa orang saksi, terungkap bahwa pada malam kejadian korban bersama dua pelaku berada di pondok salah seorang warga setempat, yakni pondok milik Hendri, yang jaraknya lebih kurang 50 meter dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap beberapa saksi, pihak kepolisian kemudian melakukan pemeriksaan terhadap tersangka SM dan anaknya EE. Hasilnya, diduga kuat bapak dan anak ini tersangka pembunuhan terhadap Hendra.

Kemudian kedua tersangka kepada petugas mengakui telah melakukan pembunuhan terhadap Hendra atas dasar sakit hati. Berawal dari korban menegur dan memarahi EE (tersangka) masalah tabung gas LPG yang hilang di pondok itu.

Karena tersangka EE tidak senang atas tindakan korban, lalu tersangka EE membacok korban dengan parang, SM menusuk korban pisau. Akibatnya korban menderita luka bacok dan tusuk, dan akhirnya meninggal. Mayat korban dibuang ke pinggir sungai tidak jauh dari TKP.

Kapolres Mura, AKBP Bayu Dewantoro melalui Kasat Reskrim, AKP Wahyu, SP saat dikonfirmasi, Selasa (26/6) membenarkan telah menangkap dua tersangka diduga melakukan pembunuhan terhadap Hendra. Kedua tersangka, merupakan rekan kerja korban, sebagai karyawan PT SAP.

Saat ini tersangka diamankan di Mapolres Mura, guna kepentingan pemeriksaan perkara pembunuhan ini lebih lanjut. Kedua tersangka dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, dengan ancaman pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama 20 tahun bui.(04)

Rekomendasi Berita