oleh

Ayah Cabul Dihukum 12 Tahun Bui

LUBUKLINGGAU – Fikrianto (31) warga Desa Suka Makmur SP 5 Kecamatan BTS Ulu Kabupaten Musi Rawas (Mura) dihukum 12 tahun penjara, denda Rp10 juta subsider empat bulan, oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Lubuklinggau, Selasa (15/1).

Majelis Hakim yang diketuai Syahreza Papelma SH,MH didampingi Hakim Anggota Indra Lesmana SH dan Andi Barkan SH,MH, serta Panitera Pengganti (PP) Boy Hendra Kusuma SH, menyatakan Fikrianto terbukti melakukan persetubuhan dengan anak tirinya.

Menurut majelis hakim, Fikrianto melanggar Pasal 81 ayat (1), (3) Undang-Undang (UU) No.17 Tahun 2016 tentang perubahan UU No.23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, Jo Pasal 76D UU No.35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak.

Adapun pertimbangan majelis hakim yang memberatkan, bahwa perbuatan terpidana meresahkan masyarakat. Sedangkan hal yang meringankan, bahwa terpidana mengakui dan menyesali perbuatannya.

Putusan majelis hakim ini lebih rendah dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rahmawati SH, yakni selama 14 tahun. Namun JPU menerima putusan tersebut, begitu juga terpidana menerima putusan tersebut.

Sebelumnya berdasarkan surat dakwaan JPU, perbuatan terpidana terjadi Selasa 20 September 2016 sekitar pukul 15.20 WIB.

Bermula terpidana baru pulang dari kebun dan melihat korban sedang tertidur di ruang tengah rumahnya. Melihat kondisi anaknya tersebut, sang ayah tiri mulai melancarkan aksi bejatnya dengan cara membuka celana korban dan aksi persetubuhan tersebut tidak bisa dihindarkan.

Saat itu, korban sempat terbangun lantaran merasa sakit di kemaluannya, lalu terpidana berkata. ”Jangan diomong samo ibu, kalau diomong saya bisa cerai,” dan terpidana melanjutkan mempersetubuhi korban.

Kemudian, beberapa hari kemudian, perbuatan terpidana ini diketahui oleh istrinya, sehingga terpidana ditangkap. (awj)

Rekomendasi Berita