oleh

Awalnya Sampah, Akhirnya Menjadi Makan Gratis di Masjid

LINGGAU POS ONLINE – Masjid Nur Al- Iman Desa Wonosari Kecamatan Megang Sakti Kabupaten Musi Rawas, bangunannya megah. Namun bukan hanya megah bangunannya, program yang dimiliki pengurus masjidnya patut diancungi jempol.

Desa Wonosari berjarak sekitar 40 KM dari Kota Lubuklinggau atau sekitar 34 KM dari Ibu Kota Kabupaten Musi Rawas, Muara Beliti. Menuju ke sana setidaknya harus melalui wilayah Kecamatan Tugumulyo dan Purwodadi.

Masjid berwarna hijau yang megah itu, berada di sisi kiri jalan jika hendak menuju ke Megang Sakti atau di depan SPBU. Jaraknya tidak jauh dari ibukota Kecamatan Megang Sakti sekitar 2 KM.

Diawali setelah Idul Fitri 1440 H, pengurus masjid memiliki inisiatif membuat bank sampah. “Kami membuat bank sampah, yang hasilnya kami berikan untuk makan siang jemaah Salat Jumat,” jelas, Winarno, Pengurus Masjid  Nur Al- Iman kepada Linggau Pos Online, Jumat (9/8/2019).

Ia bercerita, setiap Jumat awal bulan, jemaah Salat Jumat diberikan makan siang. Sementara Jumat lainnya diberikan snack. “Bank sampah awalnya baru di tiga RT Wonosari. Kami siapkan karung yang sudah diberi tanda/tulisan Bank Sampah,” ia mengatakan.

Kemudian petugas yang sudah ditetapkan, mengambil sampah-sampah yang sudah dimasukkan warga ke karung yang disediakan. “Setelah itu baru kami pilah-pilah. Hasilnya lumayan, pernah Rp500 ribu, bahkan pernah sampai Rp1 juta lebih,” tambahnya.

Selain memberikan makan siang kepada jemaah dan juga snack. Menggunakan uang itu, menyediakan gula, teh dan kopi di Masjid. “Kami gratiskan kepada jemaah, air panasnya sudah ada di dispenser,” kata Winarno yang juga PNS di Kantor Kecamatan Megang Sakti.

Bukan hanya itu, mereka juga menyiapkan lemari es dan makanan kecil untuk anak-anak. “Tujuan kami untuk memakmurkan masjid,” ia menambahkan.

Dengan adanya fasilitas yang diberikan, Pengurus Masjid berharap semakin banyak jamaah yang beribadah. “Lama-lama kan kebiasanya datang ke masjid untuk beribadah. Jadi semua itu hanya pancingan,” jelasnya, yang juga menjelaskan pihaknya menerima jika ada donator yang hendak menyumbang makanan dan minuman.

Kopi dan teh gratis yang disiapkan untuk jemaah oleh Pengurus Majid Nur Al – Iman Desa Wonosari Kecamatan Megang Sakti. (FOTO ISTIMEWA)

Berkat adanya kegiatan ini, kegiatan keagamaan di Masjid Nur Al- Iman, diakui Winarno juga berjalan dengan baik. Salah satunya setiap Kamis ada kegiatan Qiroah dan lain-lain.

Bahkan pengurus juga memanfaatkan media sosial untuk mengiformasikan kegiatan yang dilakukan, terkhusus Bank Sampah. “Saya menjadi admin Facebook-nya khusus untuk menyampaikan informasi ke masyarakat,” jelas Abdul Kadir.

Abdul Kadir inilah yang secara aktif, baik melalui facebook maupun Whatsaap, mengajak masyarakat mendonasikan sampah ke Masjid Nur Al- Iman. “Ayo donasikan sampah, semoga menjadi Amal Sholeh dalam berlomba-lomba dalam kebaikan,” ajaknya.(*)

Laporan Endang Kusmadi

Rekomendasi Berita