oleh

Awal Maret KPU Rekrut Anggota KPPS

LUBUKLINGGAU – KPU Kota Lubuklinggau akan membuka pendaftaran anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), pada awal Maret 2019.

Komisioner KPU Kota Lubuklinggau Divisi SDM dan Parmas, Andre Affandi mengatakan kalau pihaknya menginginkan anggota KPPS yang memiliki stamina kuat. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penghitungan suara yang melebihi batas waktu normal, yakni sampai pukul 00.00 WIB. Sebab, tahapan untuk penghitungan suara mulai 17-18 April 2019.

“Sangat dimungkinkan penghitungan suara lewat tengah malam, karena itu kami menginginkan anggota KPPS yang memiliki stamina yang kuat. Apalagi, tugas di Pemilu 2019 nanti lebih berat dari Pemilu sebelumnya,”katanya.

Menurut Andre, selain memiliki stamina yang kuat, pihaknya juga menginginkan anggota KPPS yang bisa berkerja sesuai dengan petunjuk dari panduan yang sudah ditetapkan. Sebab, percuma fisik kuat, tapi tidak paham dengan bidang tugas yang akan dilakukan. Sebab, bila ada kesalahan di tingkat KPPS atau Tempat Pemungutan Suara (TPS), hal itu akan berlanjut sampai tingkat di atasnya, dan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut harus diturunkan kembali ditingkatkan yang mengalami kesalahan.

“Kami menginginkan KPPS yang sudah berpengalaman dibidang kepemiluan, serta memiliki stamina yang bagus. Selain itu, harus memenuhi syarat yang sudah ditetapkan,” jelasnya.

Maka dari itu, dirinya menghimbau kepada masyarakat yang berniat untuk ikut berpartisipasi menyukseskan Pemilu 2019, menyiapkan persyaratan yang sudah ditetapkan. Sehinga, ketika dibukanya pendaftaran tinggal memasukan lamaran.

Hal yang sama disampaikan komisioner KPU Kabupaten Musi Rawas (Mura), Syarifudin, ia mengatakan tugas penyelenggara pemilu pada tahun 2019 lebih berat dari sebelumnya. Sebab, baru pertama kalinya dilakukannya Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) secara bersamaan.

“Kami akan merekrut KPPS yang siap bekerja, serta mendedikasikan dirinya untuk menyukseskan Pemilu 2019,” katanya.

Sementara itu, Komisioner KPU Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) Divisi SDM dan Parmas, Netty Herawati mengatakan kalau pihaknya juga akan melakukan perekrutan anggota KPPS, sesuai dengan jumlah TPS yang sudah ditetapkan.

Menurut Netty, tugas dan wewenang dari KPPS, diantaranya mengumumkan dan menempelkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) di TPS, menyerahkan DPT kepada saksi peserta Pemilu yang hadir dan Pengawas Pemilu Lapangan (PPL). Kemudian, melaksanakan pemungutan dan penghitungan suara di TPS, mengumumkan hasil penghitungan suara di TPS.

“Menindaklanjuti dengan segera temuan dan laporan yang disampaikan oleh saksi, PPL, peserta Pemilu, dan masyarakat pada hari pemungutan suara. Menjaga dan mengamankan keutuhan kotak suara setelah penghitungan suara dan setelah kotak suara disegel,” katanya.

Kemudian, membuat berita acara pemungutan dan penghitungan suara serta membuat sertifikat penghitungan suara dan wajib menyerahkannya kepada saksi peserta Pemilu, PPL, dan PPK melalui PPS. Menyerahkan hasil penghitungan suara kepada PPS dan PPL, menyerahkan kotak suara tersegel yang berisi surat suara dan sertifikat hasil penghitungan suara kepada PPK melalui PPS pada hari yang sama. Serta melaksanakan tugas, wewenang, dan kewajiban lain yang diberikan oleh KPU, KPU Provinsi, KPU Kabupaten/Kota, PPK, dan PPS sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan. (aku)

Rekomendasi Berita