oleh

Awal 2019 Muratara Terang Benderang

LINGGAU POS ONLINE, MURATARA – Sejak kemerdekaan RI 72 tahun lalu, masih ada masyarakat di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) yang belum mencicipi nikmatnya hidup berfasilitas listrik. Khususnya masyarakat di Kecamatan Rawas Ilir, dan Kecamatan Ulu Rawas.

Penderitaan tersebut tidak lama lagi berakhir, karena Kabupaten Muratara akan segera memiliki Gardu Induk (GI) pembangkit tenaga listrik sendiri. Yang mampu mengaliri hingga seluruh pelosok desa.

Direncanakan Februari 2018 mendatang akan dilakukan peletakan batu pertama pembangunan GI bersama GM PT PLN (Persero) Wilayah Sumsel Jambi dan Bengkulu (WS2JB). Namun sebelum itu, terlebih dahulu akan dilakukan peninjauan dan pengukuran lahan GI di Desa Lubuk Rumbai Baru, Kecamatan Rupit, Selasa (23/1) mendatang.

Rencana tersebut sudah dimatangkan pasca adanya pertemuan antara Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat didampingi Sekretaris Daerah, H Abdullah Maktjik dengan GM PT PLN (Persero) Wilayah Sumsel Jambi dan Bengkulu (WS2JB), I Ketut Darpa serta pihak pelaksana kegiatan, Binsar, di Desa Terusan, Jumat (19/1) lalu.

Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat mengatakan, dalam rangka memulai pelaksanaan pembangunan GI, pihaknya telah bertemu dengan GM PT PLN Sumbangsel dan juga pelaksana kegiatan, Binsar.

Sebagaimana pembahasan dalam pertemuan, tersebut direncanakan dalam minggu ketiga ini akan dilakukan pengukuran lahan lokasi GI. Sebelum dilakukan pembangunan dengan diawali peletakan batu pertama pembangunan.

“Direncanakan, Selasa atau Rabu (22-23/1) pihak PLN dan pelaksana akan mengecek lokasi GI di Desa Lubuk Rumbai Baru, Kecamatan Rupit, sebelum melakukan pembangunan,” kata Syarif Hidayat,Minggu (21/1).

Lebih lanjut, Syarif Hidayat mengucapkan terima kasih atas upaya dan kerjasama pihak PLN dalam upaya pembangunan GI ini. Sebagaimana diungkapkan oleh pihak pelaksana, Binsar, Awal tahun 2019 mendatang seluruh jaringan listrik sudah bisa dialiri hingga ke pelosok desa.

“Kami sangat berterima kasih atas kerjasama pihak PLN, karena masyarakat kita khususnya di daerah yang masih belum teraliri listrik akan menikmati PLN. Harapannya sesuai dengan yang disampaikan oleh Pak Binsar, Awal tahun 2019 jaringan listrik sudah masuk ke pelosok desa, artinya Kabupaten Muratara sudah terang benderang, “ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Muratara, Firdaus Haris pelaksanaan pekerjaan dengan memulai menggusur lahan serta membuat jaringannya serta jalan masuk ke lokasi pembangunan GI.

“Namun untuk awal direncanakan hari ini (Senin, 22/1) dilaksanakan rapat internal Pemerintah Kabupaten Muratara terkait Pembangunan Gardu Induk PLN,” imbuhnya. (07)

Komentar

Rekomendasi Berita