oleh

Atasi Kelangkaan Benih Akibat Pengeringan, Diskan Musi Rawas Minta Benih ke KKP

LINGGAUPOS.CO.ID – Membantu para pembudidaya ikan di Kabupaten Musi Rawas selama pengeringan irigasi, Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Mura telah mengajukan permintaan benih ikan ke Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Plt Kepala Diskan Musi Rawas, Ervan Malik menjelaskan pihaknya sudah melakukan sosialisasi baik melalui surat maupun WhatsApp penyuluh lapangan, terkait dengan jadwal pengeringan irigasi.

“Kita sudah sosialisasikan sejak Febuari lalu, dan pembudidaya ikan kita sudah tahu jadwalnya, sehingga sebelum 1 September 2021 ikan sudah keluar dan sudah siap konsumsi atau sudah panen,” kata Ervan di sela-sela paripurna HUT Musi Rawas, Selasa (20/4/2021).

Kemudian pada pembukaan 1 Desember 2021 sampai 31 April 2022 lanjut ia, disarankan kepada pembudidaya ikan untuk membudiya ikan yang cepat panen, seperti lele. Jangan sampai membudidaya ikan yang butuh waktu panjang sampai panen, karena dikhwatirkan saat pengeringan tahap kedua ikan belum siap panen.

“Kami berharap dan menghimbau kepada pembudidaya agar mematuhi jadwal yang sudah kesepakatan bersama. Sosialisasi sudah dari Febuari lalu, harusnya pembudidaya ikan kita sudah siap dan mereka juga sudah menyetujui,” jelasnya.

Ditambahkannya, pada 1 April 2022 yang merupakan titik nol dimana pengeringan, sehingga kemungkinan benih di Kabupaten Musi Rawas belum tersedia. Untuk itu, pihaknya mengajukan permintaan benih ke Kementrian melalui surat Bupati.

“Begitu juga pada pengeringan tahap kedua 1 Mei 2022 sampai akhir Oktober kita kembali minta benih dan calon induk. Karena benih dan calon induk yang tersedia sudah habis, jadi kita minta kembali dengan jumlah yang cukup banyak bahkan mencapai jutaan benih. Mudah-mudahan disetujui,” ungkapnya.

Dengan begitu sambung ia, ketika air masuk, para pembudidaya ikan di Kabupaten Musi Rawas bisa langsung membudidayakan ikan, tanpa harus menunggu benih dari masyarakat yang membutuhkan waktu dua sampai tiga bulan.

“Pengeringan tahap awal, kami merekomendasikan agar membudidayakan ikan lele karena cepat panen. Kalau pengeringan tahap kedua semua benih dipersilahkan, karena airnya banyak. Bahkan di tahap kedua benih jenis lele, mas, patin dan nila kita minta semua,” ungkapnya.(*)

Rekomendasi Berita