oleh

ASN Harus Memberi Contoh

Masyarakat Ingin Pelayanan yang Maksimal

LINGGAU POS ONLINE, MURATARA – Kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas Utara (Muratara), juga menjadi sorotan Komisi I DPRD. Ketua Komisi I, Amri Sudaryono menegaskan, sudah sepatutnya ASN menegakan kedisiplinan mereka untuk meningkatkan kinerja.

“Karena ASN sudah seharusnya menjadi contoh. Terutama untuk kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), harus bisa menjadi contoh untuk seluruh pegawai di instansinya masing-masing. Bagaimana pegawai lainnya mau disiplin, kalau pimpinannya tidak disiplin dan tidak memberikan contoh yang baik,” tegas Amri.

Politisi Partai Demokrat ini mengimbau, tidak disiplin jangan dijadikan kebiasaan.

“Ya jangan jadi kebiasaan. Kedepan, kedisiplinan harus ditingkatkan, agar pelayanan yang diberikan kepada masyarakat bisa lebih optimal. Karena kedisiplinan sudah menjadi keharusan kita, selaku abdi negara. Agar pelayanan yang diberikan optimal dan betul-betul dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.

Kalau bukan diri sendiri, dilanjutkannya, siapa lagi yang akan mendisiplinkan diri sendiri.

“Ya intinya, kedisiplinan harus ditingkatkan. Harus sportif, agar bisa bersama-sama bersinergi dan wujudkan visi serta misi bupati untuk mewujudkan Muratara Bangkit,” jelasnya.

Ia pun meminta pihak Inspektorat, untuk aktif mengawasi pegawai yang tidak disiplin.

“Harus lebih ketat mengawasi, bila perlu bekerja sama dengan DPRD dan jalin kerja sama yang baik. Tidak ada tujuan apa-apa, ini semata-mata untuk meningkatkan kedisiplinan ASN, guna mewujudkan Muratara Bangkit,” ungkapnya.

Saran Ketua Komisi I DPRD ini, disambut baik oleh masyarakat. Karena masyarakat pun menginginkan, agar kedepan pelayanan dari pemerintah untuk mereka bisa lebih maksimal.

“Ya kalau ditanya setuju atau tidak, kami masyarakat pastinya sangat setuju. Mudah-mudahan saran ini terwujud, dan berdampak kedepannya pelayanan untuk masyarakat di setiap bidang, mulai dari pelayanan administrasi kependudukan, pelayanan di puskesmas atau rumah sakit, pelayanan di kantor Kecamatan, dan pelayanan lainnya yang berhubungan langsung dengan masyarakat,” ungkap Deni, salah seorang warga Kecamatan Karang Jaya.

Ia mengakui, ada beberapa pelayanan yang masih dikeluhkan masyarakat saat ini.

“Dan keluhan ini biasanya disebabkan, pegawai di kantor tersebut tidak disiplin. Ketika masyarakat butuh, mereka belum ada di kantor. Kita pun berharap kedepan, pelayanan di Muratara semakin meningkat,” harapnya. (09)

Komentar

Rekomendasi Berita