oleh

Aset KSP RIAS Tembus Rp114,2 Miliar

Pengurus KSP RIAS Periode 2019-2021:
Ketua Susilo, S.Pd, M.Pd
Wakil Ketua I Heru Maryanto S.Pd
Wakil Ketua II Sugito
Sekretaris Rolis Alfian S. Kom
Bendahara Waluyo, S.Pd
Anggota Hj Sukini dan Drs. Mardiono
Ketua Pengawas M Sukamto, M. PS.I
Sekretaris Peri Siswanto, SE.M.Si
Anggota Sukamto, Spd

Sukses Adakan RAT XXXIII

PURWODADI – Pengurus dan Anggota Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Rukun Iku Agawe Santoso (RIAS) sukses mengadakan Rapat Akhir Tahun (RAT) XXXIII, Sabtu (26/1). Acara yang digelar di Aula Kantor Pusat KSP RIAS itu dihadiri Ketua Pusat Koperasi Kredit Handrya Sanggraha (Puskopdit SS) wilayah Sumsel, Jambi, Bengkulu MM Sudarmi dan Kasi Pengawasan Kepatuhan dan Kelembagaan Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Musi Rawas (Mura), Junaidi, para pengurus dan 200 lebih perwakilan dari 7.000-an anggota.

Pada kesempatan itu, Sudarmi mengapresiasi para pengurus KSP RIAS yang dengan penuh loyalitas terus mengembangkan KSP RIAS. Bahkan kini, jumlah keanggotaannya sudah masuk nomor dua tingkat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Sementara untuk asetnya luar biasa, menempati nomor satu se-Sumsel dengan total aset Rp114.210.951.796.

Sudarmi menjelaskan, PUSKOPDIT merupakan Sekundernya KSP RIAS, tingkatannya primer (KSP RIAS), sementara pusatnya di Jakarta namanya INKOPDIT (Induk Koperasi Kredit).

Apresiasi juga disampaikan Junaidi. Mewakili Dinas UKM dan Koperasi Mura, ia salut dengan perkembangan pesat KSP RIAS.

“Seandainya, di setiap kecamatan di Mura ini ada satu saja koperasi seperti KSP RIAS, saya yakin Mura makin maju. Minimal per kecamatan satu koperasi menyerap 50 pegawai, sudah terbantu kita mengurangi angka pengangguran. Selain itu, KSP RIAS juga menunjukkan hasil kerja pengurusnya, dengan pencapaian total aset yang terus naik sampai Rp114 miliar. Naik Rp4 miliar dari tahun 2017 lalu. Ini luar biasa menurut saya,” kata dia.

Junaidi menerangkan, RAT dalam koperasi Indonesia memegang peranan sangat penting. Rapat Anggota koperasi yang salah satunya bertujuan menyampaikan laporan pertanggung jawaban pengurus, laporan pengawas dan pengesahan laporan pengurus dan pengawas sebaiknya diselenggarakan paling lambat 6 bulan setelah tahun buku.

“Dan KSP RIAS menyelenggarakannya Januari 2019. Dalam catatan kami, KSP RIAS adalah koperasi paling awal di Mura yang menyelenggarakan RAT,” jelasnya.

Tanggapan para tamu undangan ini disyukuri Manager KSP Rias H Mulyana. Ia mengatakan, pencapaian di usia 33 tahun ini tak terlepas dari keuletan para pengurus dan pegawai KSP RIAS.

Didampingi Ketua KSP RIAS Susilo dan Bendahara KSP Rias Waluyo, H Mulyana menuturkan kenaikan total aset itu didongkrak dari ketercapaian dalam Produk Simpanan Non Saham. Seperti Sibuhar (Simpanan Bunga Harian), Sisuka (Simpanan Sukarela Berjangka), Sihaj/Umrah (Simpanan Haji/Umrah) dan Tasis (Tabungan Siswa). Untuk Sibuhar saja, terang Mulyana, mencapai Rp75 miliar.

“Belum lagi yang simpanan haji dan umrah itu cukup mengundang antusias masyarakat. Bahkan, kami bekerja sama dengan AQM Tour dan Travel memberangkatkan 150 jemaah. Insya Allah dalam waktu dekat bertambah lagi. Jadi kalau dihitung-hitung ada 200-an lebih jemaah yang umrah melalui KSP RIAS dan PT AQM,” tutur Mulyana.

Ia menambahkan, simpanan non saham banyak diminati anggota, karena lebih banyak untungnya seperti bebas administrasi bulanan, tidak harus antre, balas jasanya bersaing, juga ragam pilihannya banyak.

Selain produk simpanan, KSP RIAS juga memiliki produk pinjaman yang amat membantu anggotanya. Diantaranya, Pinjaman Umum, Pinjaman Bayar Panen (Yarnen), Pinjaman Tanggung Renteng, dan Pinjaman PNS.

Dengan diadakannya RAT XXXIII ini, Mulyana meyakini akan meningkatkan kepercayaan anggota dan masyarakat terhadap KSP RIAS. Karena dalam RAT pengelola melaporkan pertanggungjawaban pengelolaan dana secara gamblang. Ia meyakini, ketika koperasi dikelola dengan baik dan amanah, maka insya Allah akan pesat kemajuannya.

Lantas bagaimana tahun 2019?

“Kami akan lebih memaksimalkan penanganan umrah. Karena sudah bekerja sama dengan PT AQM juga. Bahkan sebagai apresiasi terhadap program umrah di KSP RIAS, kami dapat bantuan mobil baru dari PT AQM untuk membantu jemaah membuat paspor, suntik meningitis dan rekam biometrik ke Bengkulu. Disamping itu, akan melakukan ekspansi lagi pembukaan Tempat Pelayanan (TP) baru. Nanti kalau di satu kecamatan ini, anggota KSP RIAS-nya sudah mencapai 300-500 orang, kita buka untuk pelayanan primer. Saat ini, kita punya delapan TP. Yaitu, TP 1 Megang Sakti 1, TP II Lubuk Tua, TP III H Wukirsari, TP IV Muara Beliti, TP V Megang Sakti III, TP VI F Trikoyo, TP VII Sumber Harta dan TP VIII Simpang Semambang,” jelasnya.

Selain mendongkrak ekonomi kerakyatan dan masyarakat, koperasi dengan jumlah anggotanya 7.890 orang itu juga telah membantu pemerintah dengan menyedot tenaga kerja. Kini KSP RIAS memberdayakan 72 Sumber Daya Manusia (SDM).

Usai RAT XXXIII, dilakukan pemilihan Pengurus KSP RIAS Periode 2019-2021. Dari hasil pemilihan secara voting, jabatan Ketua masih dipercayakan kepada Susilo, S.Pd, M.Pd, Wakil Ketua I Heru Maryanto S.Pd dan Wakil Ketua II Sugito. Sementara, Sekretaris Rolis Alfian S. Kom, Bendahara Waluyo, S.Pd, Anggota Hj Sukini dan Drs. Mardiono. Untuk jabatan Ketua Pengawas dipegang M. Sukamto, M. PS. I, Sekretaris Peri Siswanto, S E.M.Si dan Anggota Sukamto, S.Pd.

Tak cukup sampai di sini, sebagai puncaknya KSP RIAS akan menggelar Gebyar Berhadiah Minggu pagi ini sekaligus laporan hasil RAT XXXIII di hadapan 4.000 lebih tamu undangan.

“Kami juga menyiapkan 800 lebih paket sembako senilai Rp52 ribu dijual dengan harga Rp32 ribu,” jelas Waluyo menambahkan. (lik)

Rekomendasi Berita