oleh

Asap Semakin Pekat, Dinkes Muratara Bagikan 1.000 Masker

LINGGAU POS ONLINE – Sudah hampir sepekan Ibu Kota Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Kecamatan Rupit, diselimuti kabut asap. Bahkan Rabu (11/9/2019) kabut asap semakin tebal.

Bahkan hingga 08.30 wib, pada Rabu pagi kabut asap masih terlihat, yang sudah tentu menggangu pernapasan bagi warga dan mencemari udara. Kondisi tersebut, membuat pengendara roda dua banyak memakai masker karena terganggunya pernapasan.

Bahkan, pengendara pun tak berani memacu laju kendaraannya. Karena jarak pandang pengendara terbatas akibat kabut asap dari kebakaran lahan.

Angga (22) warga Rupit mengatakan kabut ini menyelimuti sejak beberapa hari ini. Bahkan setiap hari kabut semakin menebal. “Bahkan informasi yang kami dapat ada lahan perkebunan kelapa sawit hingga saat ini belum dapat dipadamkan,” kata ia.

Karena kabut asap semakin tebal, Rabu (11/9/2019) Dinas Kesehatan (Dinkes) Muratara membagikan 1.000 masker ke masyarakat dan pengendara sepeda motor. Pembagian masker bertujuan mencegah terjadinya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), dilaksanakan di jalan lintas Simpang KBM Kecamatan Rupit.

“Kabut asap di wilayah Kabupaten Muratara sudah mulai menebal, kami mencegah jangan sampai ada warga kita terkena ISPA,” kata Kepala Dinkes Muratara Marlinda Sari, melalui Kabid Pencegahan dan Penanggulangan penyakit (P2P), Dr Henny.

Henny menjelaskan, pembagian masker direncanakan akan dilaksanakan beberapa hari kedepan dan lokasi pembagian masih di wilayah ibukota Kabupaten Muratara.

“Besok (Kamis, 12/9/2019) kami jadwalkan di dekat pom bensin Kelurahan Muara Rupit, dan selanjutnya di Pasar Lawang Agung,” jelasnya.

Ditambahkan wanita yang pernah menjabat sebagai KUPT Puskesmas Karang Jaya ini, meskipun kabut asap mulai terjadi penebalan, namun sampai saat ini belum terjadi peningkatan kasus ISPA

“Daripada mengobati lebih baik kita mencegah, dengan memberikan alat pelindung pernapasan,” tambahnya.

Dia berharap kedepanya Kabut asap dapat diminimalisir. Ia khawatir bila kabut asap semakin tebal akan berdampak buruk bagi pernapasan masyarakat, dan dapat meningkatkan penderita ISPA.

“Peran dari masyarakat untuk tidak membakar hutan dan lahan juga sangat diharapkan, agar asap tidak bertambah. Kita juga berdoa bersama, agar hujan segera turun sehingga kabut asap bisa diatasi,” harapnya. (*)

Laporan: Fahmilan Jadidi/Akbar Syafei (Musirawas Ekspres)

Rekomendasi Berita