oleh

Aplikasi E-Court Segera Diterapkan

CURUP – Kepala Pengadilan Tinggi Agama Bengkulu, Pelmizar menjelaskan, salah satu program prioritas Mahkamah Agung (MA) akan diterapkan tahun 2019 yaitu penerimaan perkara melalui sistem Alur Administrasi Perkara Secara Elektronik (E-Court).

Hal itu disampaikannya saat menghadiri pencanangan pembangunan zona integritas pada Pengadilan Agama (PA) Curup kelas IB, menuju wilayah bebas dari korupsi (WBK) dan wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Kamis (17/1).

Dijelaskan Pelmizar, dengan aplikasi E-Court hasil dari kemajuan teknologi nantinya yang bersangkutan tidak perlu lagi datang ke pengadilan cukup dengan menggunakan aplikasi ini.

“Nanti launching-nya dalam waktu dekat ini,” katanya.

Selain aplikasi ini, kata Pelnizar, juga akan diterapkan Sistem Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

“Jadi nanti pelayanannya dibuat satu pintu, nanti setiap perkara harus selesai dalam lima bulan,” katanya.

Kemudahan pelayanan ini, katanya, salah satu tujuannya agar menciptakan proses yang cepat dan mengurangi biaya kemudian bebas dari korupsi dan memberikan pelayanan dengan baik.

“Nanti biaya perkara juga harus langsung melalui bank,” tambahnya.

Sementara itu Bupati Rejang Lebong, A Hijazi yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan, zona integritas harus didukung sesuai dengan kemampuan masing-masing. Hijazi juga berharap dengan adanya aplikasi yan akan dicanangkan PA Rejang Lebong diharapkan bisa disosialisasikan oleh masyarakat.

Sebab, tidak semua masyarakat belum mengetahui teknologi salah satunya soal aplikasi E-Court yang dicanangkan PA Rejang Lebong.

“Nanti dalam sosialisasi ke masyarakat bisa melibatkan kecamatan agar masyarakat bisa lebih tahu,” tambah Hijazi.

Pantauan Linggau Pos, dalam pencanangan pembangunan zona integritas pada Pengadilan Agama (PA) Curup selain dihadiri pihak PA Curup, juga di hadiri Kapolres Rejang Lebong, AKBP Jeki Rahmat Mustika, Dandim 0409 Rejang Lebong Letkol Kav Budi Wirman, dan pihak terkait lainnya. (sam)

Rekomendasi Berita