oleh

Api Melalap Deretan Ruko

CURUP – Senin (28/1) sekitar pukul 08.30 WIB warga Kota Curup mendadak ramai. Pasalnya, beberapa Rumah Toko (Ruko) berada di samping Pasar Bang Mego terbakar.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Rejang Lebong, Sumardi menjelaskan dalam musibah kebakaran tersebut ada beberapa ruko yang terdampak. Dua diantaranya rusak parah dan tiga lainnya terdampak kebakaran.

Diantaranya ruko milik Hj Suprizal (60) Omar (73) Merizon (51) Rohim (45) dan Akirudin (85). Diduga, tambah Sumardi, api pertama kali muncul di salah satu ruko disebabkan karena korsleting listrik. Namun saat ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

“Diperkirakan dalam musibah kebakaran menelan kerugian sekitar Rp650 jutaan,” jelas Sumardi.

Dijelaskan Sumardi, pasca mendapatkan informasi terjadi kebakaran di RT1 RW1 Kelurahan Kepala Siring, Curup enam mobil pemadam kebakaran dikerahkan.

“Ada enam unit mobil pemadam kebakaran kita kerahkan untuk membantu memadamkan api, sekitar 30 menit lebih api berhasil dipadamkan petugas,” jelasnya.

Sementara itu Aini (32) warga yang berada di sekitar lokasi kebakaran mengaku, peristiwa kebakaran terjadi di kawasan ruko padat penduduk sangat cepat.

“Saya tadi melintas kok ada rami-rami orang ngeluarkan barang dagangan, gak tahunya ada kebakaran, dan api cepat membesar, tak lama kemudian datang sejumlah mobil pemadam kebakaran,” ceritanya.

Pantauan Linggau Pos, saat terjadi kebakaran yang jaraknya tak jauh dari lokasi Markas Kodim 0409 Rejang Lebong dan Pos Polisi Pasar Bang Mego, selain pemadam kebakaran, petugas kepolisian dan Kodim membantu memadamkan api agar tidak merambat ke bagian ruko lainnya.

Juga terlihat Dandim 0409 Rejang Lebong, Letkol Kav Budi Wirman turun ke lapangan untuk ikut membantu memadamkan api.

“Anggota kita juga banyak yang ikut membantu memadamkan api,” tutur Budi Wirman.

Sementara itu, data berhasil dihimpun Linggau Pos di lapangan, dari lima ruko yang terdampak dalam musibah kebakaran tersebut, rata-rata ruko yang terbakar menjual barang-barang dagangan manisan.

Kemudian, dagangan berupa kelontongan, seperti plastik, karpet, tikar, terpal dan barang dagangan lainnya. Meski ada barang dagangan dalam ruko terbakar sempat dievakuasi ke jalan, namun banyak barang dagangan lainnya di dalam ruko yang tidak sempat diselamatkan. (sam)

Rekomendasi Berita