oleh

APBD 2018 Mura Naik

Direncanakan Rp 1.697.033.491.928

RAPAT Paripurna yang dihadiri 22 anggota dewan, dilanjutkan dengan agenda penyampaian nota keuangan dan Raperda tentang APBD Kabupaten Musi Rawas (Mura) tahun anggaran 2018. Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Musi Rawas, Yuzakir Mahmud.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Musi Rawas, Hj Suwarti menyampaikan pidato Bupati Musi Rawas mengenai nota keuangan dan Raperda tentang APBD Kabupaten Musi Rawas tahun anggaran 2018, di ruang rapat paripurna Kelurahan Pasar Muara Beliti Baru, Kecamatan Muara Beliti, Kamis (23/11).

Dalam pidato tersebut disampaikan, pada RAPBD tahun anggaran 2018 untuk pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp 1.697.033.491.928. Terdapat kenaikan sebesar Rp 71.551.617.797,91 atau 4,4% dibandingkan dengan anggaran sebelumnya Rp 1.625.481.874.130.

“Sementara, untuk penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) direncanakan sebesar Rp 121. 862. 955.098. Terdapat penurunan sebesar Rp 58.523.698.857 atau sebesar 32,44 %. Untuk pajak daerah kita mengalami peningkatan sebesar Rp 5.934.488.00. Sementara untuk retribusi daerah mengalami penurunan sebesar Rp 896.125.000 atau 17,68 %,” jelasnya.

Penurunan ini terjadi pada sektor penerimaan retribusi izin gangguan/keamanan/HO. Hal ini sesuai dengan Permendagri No. 19 Tahun 2017 tentang pencabutan aturan izin gangguan serta tidak diperkenankan lagi, memungut retribusi izin gangguan atau keramaian.

Untuk Dana Alokasi Umum direncanakan sebesar Rp 639.753.278.000, mengalami kenaikan sebesar Rp 20.280.393.200 atau sebesar 3,27 %. Sedangkan untuk Dana Alokasi Khusus direncanakan sebesar Rp 280.633.217.000, juga mengalami kenaikan sebesar Rp 93.613.017.000 atau sebesar 50,06 %.

“Kenaikan DAK ini, berdasarkan website Direktorat Jendral Perimbangan Keuangan Daerah RI, tentang alokasi rincian Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) dalam APBN tahun 2018,” ungkapnya.

Wakil I Ketua DPRD Musi Rawas, Yuzakir Mahmud sebelumnya mengungkapkan, Sabtu (25/11) mendatang akan dilanjutkan dengan pembahasan antara komisi-komisi DPRD dan mitra kerja mereka.

“Bahkan dijadwalkan pembahasan dilakukan hingga malam hari, agar deadline sebelum 30 November bisa terealisasi,” jelas Yuzakir.

Kedepan anggota dewan diimbaunya untuk kerja keras, membahas KUA PPAS tersebut. Agar 30 November mendatang, APBD 2018 sudah bisa disahkan.

“Kita imbau kepada masing-masing komisi, untuk membahas RAPBD 2018 dengan maksimal, dan sesuai dengan ketentuan. Agar sekali lagi, sebelum 30 November APBD 2018 sudah disahkan bersama,” ungkapnya. (09)

Komentar

Rekomendasi Berita