oleh

Angka Kurang Gizi Tinggal 5 %

MUSI RAWAS – Program-program yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas (Mura) dalam hal ini Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk menurunkan angka gizi kurang (kurang gizi) berhasil dilaksanakan. Selama 2018 angka kurang gizi menurun mencapai 5 persen dari sebelumnya 8 persen.

Selain itu, berdasarkan data Elektronik Pelaporan Pencatatan Gizi Berbasis Masyarakat (E-PPGBM) Dinkes Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) 2018, Mura berada pada posisi 12 dari kabupaten/kota yang ada di Sumsel, atau lebih rendah dari kabupaten/kota tetangga.

Kepala Dinkes Mura, Hj Mipta Hulummi melalui Sekretaris, M Nizar menjelaskan menurunnya angka kurang gizi ini, karena adanya lima program yang dilaksanakan selama 2018. Pertama program Gerakan Pemberdayaan Pencegahan Gizi dan Stuting (Gerpugenting).

Kemudian pembinaan rutin di 19 Puskesmas dalam kegiatan Indonesia Sehat, dengan kunjungan ke rumah-rumah, serta memberikan makanan tambahan kepada anak-anak gizi kurang di Posyandu-Posyandu.

Selanjutnya kerja sama dengan TP PKK secara intens melakukan pembinaan Posyanda di setiap dusun. Lalu, program Posyandu lintas sektoral dengan kolam terpal di setiap desa, untuk keterpaduan penanggulangan gizi di desa. Terakhir program utama penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) tentang penanggulangan stunting.

“Program-program yang kami laksanakan bersinergi dengan semua pihak terkait, pada 2018 berhasil menurunkan angka gizi kurang menjadi 5 persen dari 8 persen,” kata M Nizar kepada Linggau Pos, Rabu (23/1).

Bahkan program, posyandu di Mura diakuinya sangat sukses. Bukan hanya menurunkan angka kurang gizi, namun dua posyandu menjadi juara.

Posyandu di P1 Mardiharjo Kecamatan Purwodadi menjadi juara nasional, sedangkan Posyandu Desa Purwodadi Kecamatan Jayaloka menjadi juara di tingkat Sumsel.

Melalui program kolam terpal, dijelaskannya akan dikembangkan kolam aquaponik, yakni pemanfaatan kolam ikan dan sayur-sayuran di Desa Pian Raya Kecamatan Muara Lakitan.

“Sudah banyak langkah-langkah yang kami lakukan. Semoga semua pihak mendukung, agar terciptanya Mura Sempurna Sehat,” pungkasnya.(end)

Rekomendasi Berita